Sulitnya Medan Hambat Pencarian

by
ISKNEWS.COM

Semarang, isknews.com – Musibah longsor Ponorogo Jawa Timur yang telah memasuki hari kelima pencarian warga yang hilang terus menemui kendala, mulai luasnya terdampak longsor dan longsor susulan yang masih kerap terjadi dengan cuaca tak menentu. Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BNPP/BASARNAS-red) Semarang bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jawa Tengah bersama tim sar gabungan relawan Jateng turut diterjunkan membantu pencarian korban.

TRENDING :  Merasa "Dibodohi", Dua Desa Lancarkan Aksi ke Pabrik Sepatu

ISKNEWS.COM

Selain adanya kendala teknis, lamanya korban yang tertimbun mengakibatkan para tim yang melakukan pencarian berhati – hati dikarenakan kondisi jenazah yang mulai membusuk.

Berdasarkan informasi yang diterima dari Kepala Pusat Data Informasi dan Humas, BNPB Sutopo Purwo Nugroho via telepon menjelaskan jika tim pencarian dibagi menjadi 3 sektor untuk memudahkan pencarian. Sutopo turut menambahkan jika longsor yang terjadi di Ponorogo Jawa Timur sebenarnya sudah diwaspadai masyarakat. ” warga menemukan retakan tanah sejak 11 Maret 2017 dan retakan tanah semakin membesar pada 26 maret 2017, masyarakat memutuskan untuk mengungsi. Namun dikarenakan masyarakat hendak melakukan panen jahe, pada 1 April 2017 masyarakat kembali kerumah. Longsor terjadi pada pukul 07.40 wib”.

TRENDING :  Seorang Nenek Di Kandangmas Ditemukan Tewas Di Dalam Sumur, Diduga Akibat Bunuh Diri

KOMENTAR SEDULUR ISK :