Suntik Vaksin Jemaah Calhaj Kecamatan Dawe Ditunda Usai Lebaran

oleh
Jemaah calon haji Kabupaten Kudus saat menjalani pemeriksaan kesehatan beberapa waktu lalu. (Doc. ISKNEWS.COM)

Kudus, ISKNEWS.COM – Jemaah calon haji (calhaj) Kecamatan Dawe harus tertunda pelaksanaan suntik vaksin meningitis. Hal itu dikarenakan petugas Puskesmas Dawe pada saat jadwal pelaksanaan 16 April 2018 lalu, sedang mengikuti pelatihan integrasi di asrama haji Donohudan, Boyolali.

Menurut Penanggungjawab program pelaksanaan haji Puskesmas Dawe Muhammad Hanafi, rencananya pelaksanaan suntik vaksin baru akan dilakukan usai lebaran. Sebab penyuntikan vaksin tidak memungkinkan dilakukan saat puasa, karena jemaah menilai dapat membatalkan puasa.

TRENDING :  Satu Kloter Jama'ah Haji Blora Begabung Dengan Rembang

“Kita jadwalkan ulang penyuntikan vaksin seminggu setelah lebaran,” tandasnya.

Dia mengungkapkan, jika merujuk jadwal pemberangkatan kloter Kudus yang diperkirakan awal Agustus, artinya batasan penyuntikan vaksin meningitis paling lambat 18 Juli 2018. Sedangkan batas waktu maksimal penyuntikan vaksin adalah 14 hari sebelum pemberangkatan.

TRENDING :  Innalillah, Jemaah Haji Asal Kudus Meninggal di Tanah Suci, Berikut Identitasnya

Sementara terkait kemunduran jadwal, dia menuturkan tidak mempengaruhi fungsi dan kerja vaksin. Sehingga masih aman untuk diberika. Kepada jemaah calhaj. “Sebanyak 98 jemaah calhaj Kecamatan Dawe sudah diinformasikan akan dilakukan penyuntikan vaksin 26 Juni 2018 mendatang,” imbuhnya.

Pemberian vaksin meningitia sangat penting untuk mengantisipasi secara dini penyakit selaput otak. Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus Joko Dwi Putranto, pemberian vaksin tersebut wajib dilakukan karena jemaah calhaj akan mengunjungi negara endemis.

TRENDING :  Pelunasan BPIH Calhaj Kudus Ditarget Selesai Pekan Ini

“Ini bukan pemerimsaan kesehatan terakhir, tapi nanti masih ada lagi pemeriksaan sebelum pemberangkatan di embarkasi,” terangnya. (MK/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :