Syukuran Tamsil dari Bengkok, PPD Jepara Nanggap Kirun Cs

Syukuran Tamsil dari Bengkok, PPD Jepara Nanggap Kirun Cs

Jepara, isknews.com (Lintas Jepara) –  Kembalinya status tanah bengkok sebagai sumber pendapatan perangkat desa, begitu disyukuri Paguyuban Pamong Desa (PPD) Kabupaten Jepara. Rasa syukur tersebut diungkapkan dengan gelar budaya Jawa sehari semalam untuk memeriahkan halal bihalal. Dilangsungkan di lapangan Desa Dermolo, Kecamatan Kembang yang berakhir Rabu pagi (2/8/2017), hiburan gratis ini menyedot perhatian ribuan warga. Tak kurang, Wakil Bupati Jepara Dian Kristiandi beserta sejumlah pejabat Pemkab Jepara, ikut menyaksikan pentas budaya hingga dini hari. Sebelum pentas wayang kulit, siang harinya telah digelar kesenian tayub di tempat yang sama.

TRENDING :  Akan Ditertibkan , Pedagang Pasar Ngabul Hadang Ptugas

“Ini adalah acara halal bihalal yang kami meriahkan dengan hiburan untuk syukuran kembalinya bengkok sebagai tamsil (tambahan penghasilan –red). Puncaknya memang malam ini. Pentas wayang kulit dengan lakon Semar Mbangun Kayangan oleh dalang Ki Sigit Ariyanto dari Rembang yang dimeriahkan penampilan pelawak ibukota Kirun cs,” kata Ketua PPD Jepara Ahmad Santosa bersama wakil ketua H. Legini Rabu,(2/8/1017).

Lebih jauh Sekjen PPD Jepara Bayu Krisna mengatakan, kebahagiaan PPD berawal dari terbitnya UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. “Terutama setelah terbitnya Peraturan Pemerintah 47/2015 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 43 tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa,” katanya.

TRENDING :  Penyandang Disabilitas Dapat Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Sesuai regulasi itu, tanah bengkok yang sempat akan dijadikan sebagai sumber pendapatan desa karena dimasukkan dalam APBDes, statusnya dikembalikan pada posisi semula, yaitu dikelola oleh kepala desa dan perangkatnya sebagai tamsil. “Jadi selain siltap (penghasilan tetap –red), ada tamsil dari bengkok yang memang sejak awal menjadi hak kami. Kami bersyukur hiburan ini dinikmati masyarakat. Nyatanya sampai lewat tengah malam begini penonton masih banyak,” tambah Bayu.

TRENDING :  Jepara Jadi Percontohan Pemetaan Desa Kartometrik

Sementara itu Wakil Bupati Jepara Dian Kristiandi yang berada di lokasi berpesan, agar adanya siltap dan tamsil untuk perangkat desa disyukuri dengan bentuk peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Perangkat desa juga dia minta untuk tetap guyub rukun sehingga menjadi teladan persatuan masyarakat. (ZA)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post