Tabrak Lari Jazz vs Motor Terekam CCTV, Korban Dihantam Dengan Kecepatan Tinggi

oleh
Istimewa

Kudus, ISKNEWS.COM – Kecelakaan yang mengakibatkan kakak beradik meninggal di Jalan Jenderal Sudirman turut Desa Negmbal Rejo, Kecamatan Bae, Minggu (12-02-2108) terekam jelas dalam CCTV. Dalam video itu waktu menunjukkan pukul 21.02 WIB, kedua kendaraan melaju dari arah timur.

Korban bermaksud untuk menyeberang masuk ke gang. Keduanya sempat berhenti di pinggir jalan sebelum menyeberang karena ada mobil yang melintas. Usai mobil pertama melintas kedua korban yang mengendarai sepeda motor Honda Beat kemudian memutuskan menyeberang.

Namun sesampainya di tengah jalan melaju dari arah timur Honda Jazz putih bernomor polisi K-7539-XA dari arah timur. Tampak dalam video tersebut keduanya sempat bermaksud turun menyelamatkan diri, akan tetapi tidak sempat karena mobil tersebut melaju dengan kecepatan tinggi.

TRENDING :  BREAKING NEWS : Apes, Jambret Ini Tewas Terlindas Truk Di Jalan Kudus-Pati Saat Beraksi

Dua pengendara yang berboncengan di belakang kaget melihat kejadian itu. Apalagi mobil yang menabrak kemudian melarikan diri. Sementara kedua korban tergeletak di pinggir jalan. Mobil yang kabur kemudian dikejar warga dan akhirnya tertangkap di perempatan karetan, Desa Wergu Wetan, Kecamatan Kota.

Kaburnya pengemudi Honda Jazz saat itu membuat pengendara lain yang mengetahui geram. Kejar-kejaran pun tak terhindarkan. Karena banyaknya massa yang melakukan pengejaran akhirnya dapat diamankan di Perempatan Karetan.

Kanit Laka Satlantas Polres Kudus Iptu Ngatmin menjelaskan, sepeda motor dikendarai Melly Musthafiyah (18) yang memboncengkan Siti Rrohdhotul Khasanah (14). Mereka merupakan kakak beradik yang tinggal di Desa Karangbener RT 01 RW 07, Kecamatan Bae.

TRENDING :  Bocah Tertimpa Pohon Tumbang

Sementara Honda Jazz putih dikendarai Abdul Aziz (41), warga Desa Loram Wetan RT 04 RW 02, Kecamatan Jati. ”Melly mengalami luka tulang leher dan kaki kiri patah sedangkan adiknya Siti Rrohdhotul Khasanah luka tulang leher patah dan kaki kanan robek,” jelasnya.

Kasatlantas Polres Kudus AKP Eko Rubiyanto mengatakan akan mengusut tuntas kasus ini. Pihaknya saat ini melakukan penyelidikan lebih lanjut dengan memeriksa saksi. Pengemudi Honda Jazz dijerat pasal 312 dengan ancaman hukuman tiga tahun penjara. Meski begitu pengemudi tersebut tidak ditahan.

TRENDING :  Kecelakaan Kembali Terjadi Yang Libatkan Tiga Unit Kendaraan Di Jalan Raya Juwana-Batangan

Sementara ituperwakilan keluarga Eddy Sumarno meminta kepolisian mengusut tuntas kasus yang membuat kedua keponakannya itu tiada untuk selamanya. Hal itu didasari karena dari pihak keluarga pengemudi Honda Jazz tidak ada itikad baik.

”Sama sekali hingga saat ini dari keluarga yang menabrak menujukkan rasa empati. Tidak ada yang ke rumah meminta maaf atau bentuk apapun. Kami akan melanjutkan kasus ini agar yang menabrak dihukum yang setimpal,” katanya kepada sejumlah awak media, Selasa (13-02-2018). (MK/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :