Tahun Depan, Pengusaha Tahu-Tempe di Pecangaan Wetan Dibuatkan IPAL Komunal

oleh
Jepara, isknews.com (Lintas Jepara) – Pemerintah Kabupaten Jepara mengaku akan membangun Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) komunal untuk pengusaha tahu-tempe yang ada di Desa Pecangaan Wetan. Pembangunan IPAL ini direncanakan akan menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) 2018 sebesar Rp.200 juta. Hal ini disampaikan oleh Kabid Pengendalian dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jepara, Nuraini, Kamis (2/11/2017).
 
Menurutnya, pembuatan IPAL komunal ini dilakukan guna mengurangi dampak pencemaran sungai, terutama di wilayah Karangrandu yang kerap kali terjadi. IPAL komunal ini, katanya,  akan diperuntukan bagi pengusaha tahu tempe berskala besar dan mereka yang belum memiliki fasilitas pengolah limbah sendiri. Pihaknya mengakui, beberapa pengusaha masih ada yang langsung membuang limbahnya ke sungai, tanpa melalui proses pengolahan terlebih dahulu. 
 
Sementara itu, Kabid Penataan dan Penaatan DLH Jepara Aris Widjanarko mengungkapkan, sampai saat ini terkait kasus pencemaran Sungai Karangrandu beberapa waktu lalu, pihaknya mengaku belum mendapat jawaban pasti dari Kementrian Lingkungan Hidup. DLH, menurutnya, hingga saat ini pihaknya masih menunggu jawaban dari pusat. “Kasusnya sekarang kan langsung ditangani oleh Kementrian, sehingga saat ini kita belum tahu progressnya,” katanya.
 
Aris mengaku sudah melakukan koordinasi dengan Kementrian LH akan tetapi memang belum mendapatkan jawaban. Berrdasarakn komunikais yang dilakukan, Kementrian menyatakan masih perlu kajian yang mendalam terhadap kasus dugaan pencemaran ini. “Informasinya mereka masih butuh turun kembali ke lapangan.  Sehingga sampai kini kita masih menunggu dan belum mendapatkan penyebab pastinya,” jelasnya. (ZA)
KOMENTAR SEDULUR ISK :
TRENDING :  Ribuan Warga Saksikan Tradisi Jembul Tulakan