Tahun ini, 1880 Siswa Terima Bantuan GNOTA

oleh
Foto: Istimewa

Jepara, ISKNEWS.COM – Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (GNOTA) Kabupaten Jepara tahun ini mneyalurkan bantuan kepada 1880 anak asuh. Penyerahan dilaksanakan dua tahap. Tahap pertama, dilaksanakan pada 16 Mei 2018 untuk Kecamatan Jepara, Tahunan, Batealit, Mlonggo, Pakisaji, Bangsri, Pecangaan, dan Kedung.

“Kami juga memberikan bantuan untuk siswa/siswi Sekolah Luar Biasa (SLB) dan putra-putri Persatuan Tuna Netra Indonesia (Pertuni), anak mualaf, kampung nelayan, serta desa binaan,” kata Ketua LGNOTA Kabupaten Jepara Yuliyati Junaidi.

Yuliati menambahkan, untuk tahap kedua, akan dilaksanakan sekitar September sampai dengan Oktober 2018 untuk Kecamatan Kembang, Keling, Donorojo, Kalinyamatan, Nalumsari, Wlahan, Mayong, dan Karimunjawa. “Penyerahan bantuan dengan Alokasi Dana Desa (ADD), kami mulai kerjasama tahun 2016 yang dilaksanakan di kecamatan masing-masing oleh ketua Forum Koordinasi dan Komunikasi Orang Tua Asuh (FKK-OTA) kecamatan wilayah masing-masing,” kata Yuliyati.

TRENDING :  Ratusan "Santri" Rutan Buka Bersama Bupati

Untuk tahun ini, kata Yuliati, bantuan anak asuh dengan dana yang datang dari APBD akan diberikan secara nontunai. Bantuan tersebut akan langsung masuk ke rekening orang tua atau wali siswa dengan memenuhi ketentuan-ketentuan pencairan. Tercatat, hingga tahun ini juga, LGNOTA Kabupaten Jepara dengan dibantu para donatur atau OTA telah dapat mengentaskan 530 siswa tamat SMP/MTs.

TRENDING :  Macan Kurung Melaju ke Semifinal PFT 2017

”Penyerahan dana asuh, dimaksudkan agar terwujudnya pemerataan kesempatan pendidikan bagi anak usia sekolah dan keluarga yang tak mampu, melalui pemberdayaan tradisi masyarakat sebagai orang tua asuh. Tercatat pada penyerahan bantuan anak asuh tahun ini terdapat sebanyak 1.880 siswa penerima,” lanjutnya.

TRENDING :  Bupati Perbolehkan Mobil Dinas Untuk Lebaran

Meskipun kini terdapat berbagai program bantuan, diantaranya Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Kartu Indonesia Pintar (KIP), maupun Program Keluarga Harapan (PKH), program tersebut baru mampu membantu para orang tua menyekolahkan anaknya di sekolah negeri secara gratis. Meski demikian, berbagai perlengkapan penunjang sekolah tetaplah menjadi tanggungjawab bagi para orang tua.

“Menyadari hal tersebut, GNOTA mencoba mengambil peran untuk membantu berbagai keperluan sekolah yang menjadi beban bagi para keluarga kurang mampu,” tandasnya. (ZA/WH)

KOMENTAR SEDULUR ISK :