Tahun ini, 2296 Rumah Terima Bantuan Program RTLH

by
isknews

Jepara, isknews.com (Lintas Jepara) – Sebanyak 2296 rumah tidak layak huni (RTLH) di Kabupaten Jepara akan mendapatkan bantuan tahun ini. Bantuan RTLH itu berasal dari kabupaten dan propinsi. Yakni 1171 bantuan RTLH yang sebelumnya ditangani oleh Dinas Sosial, 500 program murni dari Dinas Perumahan dan Penataan Pemukiman (Disperkim) serta 625 dari propinsi. Hal ini disampaikan oleh Kabid Perumahan pada Disperkim Jepara Anisah Salmah.

Menurut Anisah, meskipun sama-sama bantuan RTLH, namun nominalnya berbeda-beda. Untuk limpahan dari Dinsos, nominalnya Rp.5 juta sedangkan yang murni dari Disperkim, nominalnya Rp.15 juta. Meskipun demikian, semua bantuan ini akan berupa material untuk menghindari adanya penyimpangan. “Bantuan memang berupa material, meskipun nominalnya berbeda untuk yang sebelumnya ditangani oleh Dinsos dan yang murni dari kita,” jelasnya.

isknews

Ribuan bantuan RTLH ini, kata Anisah, juga belum lagi ditambah Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) sebanyak 260 dari pusat. Bantuan ini dicairkan mendasarkan kriteria masing-masing rumah, yakni untuk yang mengalami rusak ringan sebesar Rp.7,5 juta, rusak sedang Rp.10 juta dan yang rusak berat sebesar Rp.15 juta. “Bantuannya tetap sama berupa droping material,” imbuhnya.

TRENDING :  Tuntut Realisasi Janji, Puluhan Warga Desa Sengon Bugel Aksi Damai di Depan PT SAMI

Anisah menambahkan, untuk bantuan RTLH ini saat ini sebagian masih belum dikerjakan. Untuk 1171 yang limpahan dari Dinsos baru dicairkan 60 persen. Hal ini lantaran sebagian besar, penerima bantuan maupun pemerintah desa yang bersangkutan belum tahu jika sudah bisa dicairkan. “Kita sudah memberitahu kepada masing-masing camat untuk meneruskan ke desa untuk segera mencairkan bantuan ini,” jelasnya.

TRENDING :  Srikandang Expo, Kenalkan Batik Srikandi Kepada Masyarakat

Bantuan RTLH ini, lanjut Anisah, tersebar merata di seluruh Kabupaten. Hanya saja ada beberapa desa yang mendapatkan bantuan cukup banyak, lebih dari 70 rumah. Diantaranya yakni Desa Cepogo Kecamatan Kembang, Desa Guyangan, Desa Tengguli Kecamatan Bangsri dan Desa Karanggondang Kecamatan Mlonggo. “Untuk desa-desa yang besar memang mendapatkan bantuan yang cukup banyak, ada yang diatas 70 rumah. Namun ada juga yang hanya satu atau dua rumah saja tiap desanya,” tandasnya. (ZA)

TRENDING :  Bermula Dari Suka Elektronika, Mantan Pasukan PBB Dari Jepara Ini Miliki Studio Radio

KOMENTAR SEDULUR ISK :