Tahun Ini, Dana Desa di Jepara Naik 27 Persen

Tahun Ini, Dana Desa di Jepara Naik 27 Persen

Jepara, isknews.com (Lintas Jepara) – Dana Desa (DD) yang dikucurkan oleh pemerintah kepada desa-desa di Kabupaten Jepara terus meningkat setiap tahunnya. 2017 ini, DD di Jepara meningkat sekitar 27 persen dibandingkan dengan tahun lalu. Jika tahun lalu, DD yang dikucurkan sebesar Rp.124 milyar, maka tahun ini meningkat menjadi Rp.158 milyar.

Hal ini seperti terungkap dalam sosialisasi DD dan Alokasi Dana Desa (ADD) di Pendopo Kabupaten Jepara yang digelar oleh Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinsospermasdes) Kabupaten Jepara, Selasa (7/2/2017). Sosialisasi dihadiri Plt Bupati Jepara, Kepala Dinsospermasdes, Kepala Bagian Tata Pemerintahan dan perangkat desa se Kabupaten Jepara.

TRENDING :  Tagihan Listrik PPJU Pemkab Kudus 2017 Capai Rp 33,410 M

Plt Bupati Jepara Ihwan Sudrajat mengatakan, DD dihitung secara berkeadilan berdasarkan alokasi dasar, dengan besaran 90 persen dari anggaran DD dibagi jumlah desa. Alokasi formula, dengan besaran 10% dari anggaran DD dihitung dengan bobot  25 % untuk jumlah
penduduk tiap Desa, 35 % untuk angka kemiskinan tiap desa, 10% untuk luas wilayah tiap Desa, 30% untuk tingkat kesulitan geografis tiap desa.

TRENDING :  Produksi Garam Belum Ada 50 Persen

“Tahun lalu, ada 32 desa kajian BPK bermasalah dan harus direvisi anggarannya. Pada tahun 2017 ini harapannya tidak ada lagi desa yang bermasalah,” katanya.

Sementara itu, untuk Alokasi Dana Desa (ADD) tahun ini juga mengalami kenaikan meskipun tidak terlalu signifikan. Kenaikan hanya sekitar 128 juta atau hanya 0,1 persen. “ADD dihitung secara berkeadilan berdasarkan 60 persen dibagi secara merata di seluruh desa, dan 40 persen alokasi yang dihitung memperhatikan jumlah penduduk, angka kemiskinan, luas wilayah dan tingkat kesulitan geografis,” jelasnya.

TRENDING :  Bupati Pati Serahkan 19 Rekomendasi Pencairan DD Tahap II

Alokasi Dana Desa diperuntukan untuk pengembangan infrastruktur Desa dan Aset Desa. Sumber pendapatan desa dipengaruhi oleh kemampuan perangkat desanya masing-masing dan kerjasama di desa harus ditingkatkan. Penggunaan ADD digunakan untuk siltap petinggi dan Perangkat Desa, Tunjangan, Operasional dan insentif maksimal 30% dari ADD.(ZA)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post