Tahun Ini, Usaha Parcel Lebaran Tak Secantik Tampilannya

by

Kudus, ISKNEWS.COM – Di Indonesia, parcel menjadi suatu bingkisan yang paling ditunggu saat momen lebaran. Bahkan, parcel kerap digunakan sebagai simbol perayaan dan untuk mempererat tali silaturahim.

Tak heran, menjelang momen lebaran banyak perusahaan dan masyarakat yang memesan parcel untuk diberikan ke keluarga, karyawan maupun koleganya. Hal ini lantas dimanfaatkan oleh sejumlah pedagang untuk meraih pundi-pundi rupiah dengan berjualan parcel lebaran.

Seperti halnya, Norma, warga Desa Burikan, Kudus yang telah enam tahun menggeluti usaha musiman ini. Kepada isknews.com, ia mengaku bahwa usaha parcel lebaran tahun tidak seramai tahun sebelumnya.

TRENDING :  Musthofa," Pebisnis itu yang dijaga Integritas "
ISKNEWS.COM
Parcel lebaran buatan Norma, Kamis (7-6-2018). (Nila Niswatul Chusna/ISKNEWS.COM)

“Untuk lebaran tahun ini, order parcel yang masuk tidak sebanyak tahun-tahun sebelumnya. Di tahun sebelumnya saya bisa membuat sekitar 650 paket parcel. Pada tahun ini, hanya sekitar 350 parcel,” terangnya, Kamis (7-6-2018).

TRENDING :  Tak Patuh Pajak, 2 WP di Jepara Terancam Ditahan

Lanjutnya, “Beberapa perusahaan yang biasanya order parcel ke saya, tahun ini memutuskan tidak order. Saya juga kurang tahu mengapa permintaan parcel tahun ini bisa menurun drastis.”

TRENDING :  Sepi Pembeli PKL GOR Wergu Kudus Curhat Ke Dewan

KOMENTAR SEDULUR ISK :