Tak Bisa Disertai Pelebaran Jalan Pembangunan Jembatan di Dersalam

oleh

Kudus, isknews.com – Idealnya, rehab atau pembangunan jembatan baru, disertai dengan pelebaran jalan. Namun hal itu tidak bisa dilakukan pada pembangunan jembatan baru di Desa Dersalam, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus. Pasalnya jalan di sekitar jembatan itu diapit oleh tembok bangunan rumah warga setempat.

Kepala Seksie (Kasie) Pemeliharaan dan Pembangunan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kudus, Teguh Adi Rustanto yang dihubungi isknews.com, belum lama ini, membenarkan hal itu. Menurut dia, memang ada masukan atau saran dari warga, agar pembangunan jembatan itu di Desa Dersalam, bersamaan dengan pelebaran jalan di kedua sisi jembatan. Alasannya lebar jalan itu sempit, hanya 2,5 meter, sehingga hanya bisa dilalui kendaraan roda empat ukuran kecil dan kendaran roda dua.

TRENDING :  10 Jembatan Baru Akan Segera Dibangun Usai Lebaran Ini

“Namun permintaan itu tidak mungkin dilaksanakan. Baik jalan dari arah timur jembatan yang diapit bangunan rumah yang masih dihuni dan mushola yang masih digunakan. Sedangkan jalan dari arah barat, kondisinya menanjak dan menikung.”

Jalan yang sempit itu, lanjutnya, juga cukup kesulitan bagi rekanan dalam mendatangkan atau penyediaan material, terutama pasir dan batu. Truk pengangkut material hanya bisa dari arah barat jembatan, itu pun harus berjalan mundur mulai dari pertigaan jalan desa, karena tidak ada tempat untuk berputar. Sedangkan dari arah timur, material diangkut dengan mobil bak terbuka. “Dibandingkan dengan yang lainnya, pembangunan jembatan di Desa Dersalam kondisi medannya cukup berat. Namun semua itu sudah diantisipasi oleh rekanan, sehingga sejauh ini pembangunan berjalan lancar.”

TRENDING :  31 Mei Dimulai Pembatasan Kendaraan Angkutan Berat pada Lebaran 2019
TRENDING :  TMMD Sengkuyung 2016 Dibuka Langsung Oleh Dandim Baru

Seperti diberitakan di isknews.com, jembatan Desa Dersalam, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, rusak cukup parah. Meskipun masih bisa dilewati kendaraan roda dua, namun karena kondisinya sudah mengkhawatirkan.

Meskipun kecil, hanya berukuran 2,5 x 3 meter, namun keberadaan jembatan ini amat vital, sebagai penghubung dua desa, Dersalam dan Pedawang. Hal itu tidak lepas dari perhatian Pemerintah Kabupaten Kudus, melalui Dinas PUPR Kabupaten Kudus. OPD ini menganggarkan dana sebesar Rp 592.200.000, untuk pembangunan jembatan tersebut. (DM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :