, ,

Tak Hanya Berbagi Takjil, Puluhan Pelajar Ini Juga Belajar Bersedekah

oleh

Kudus, ISKNEWS.COM -Bulan ramadan identik dengan momen memperbanyak ibadah dan berbagi dengan mereka yang membutuhkan. Tak heran, jika saat bulan ramadan banyak komunitas atau oraganisasi yang turun ke jalan-jalan untuk bersedekah dan berbagi kebahagiaan melalui paket takjil.

Hal senada dilakukan oleh Lembaga Pengembangan dan Pembinaan Insan Cendekia (LPP INCA). Pada ramadan kali ini, LPP INCA mengadakan kegiatan Berbagi 1000 Takjil yang dilakukan di enam titik di Kabupaten Kudus.

Titik pembagian takjil tersebut adalah Kantor Pegadaian Kudus, Perempatan Kojan, Proliman Kota, Perempatan Sleko, Matahari dan Perempatan Jember.

TRENDING :  Sapa Pagi ISK – “Jangan Sesali Masa Lalu”

Dari kegiatan berbagi takjil yang dilakukan pada Sabtu (9-6-2018) ini, sedikit berbeda dengan kegiatan-kegiatan bagi-bagi takjil pada umumnya.

Ketua LPPINCA, Alfi, mengungkapkan kegiatan kali ini bukan sekedar membagikan takjil kepada kaum duafa, musafir dan pengguna jalan di Kudus. Dibalik acara ini, LPPINCA, ingin menanamkan jiwa cinta sedekah kepada ke semua pelajar di Kudus.

“Kami ingin membangun jiwa cinta sedekah pada generasi muda. Karena untuk bisa bersedekah, kita tidak harus menjadi kaya terlebih dahulu. Kita bisa bersedekah walaupun itu sedikit dan sederhana. Seperti halnya takjil ini,” katanya pada isknews.com, saat ditemui di lokasi.

TRENDING :  Pasukan Merah Terus Semangat Bersihkan Kudus

Alfi menjelaskan, konsep berbagi 1000 takjil ini, yang diawali penggalangan donasi dan dana kepada para pelajar di Kudus. Melalui media sosial dan dari mulut ke mulut info tersebut disebarkan.

“Donasi yang kami tawarkan adalah sedekah satu takjil senilai Rp. 3.500 dan tiga takjil Rp. 10.000. Karena kami menyadari bahwa uang saku pelajar tidak banyak. Sehingga dengan harga tersebut, pelajar tetap bisa sedekah dan berbagi takjil dengan uang yang tidak seberapa dengan cara yang sederhana,” ujarnya.

TRENDING :  Andamar Sejati menerima calon anggota

Diungkapkan Shinta, Media Center LPPINCA, bahwa awalnya targetnya hanya berbagi 200 takjil. Namun melihat respon positif dari para pelajar, akhirnya pihaknya mengembangkannya menjadi 1000 takjil.

“Kami hanya melakukan promosi melaui media sosial dan ditawarkan dari mulut ke mulut oleh anggota-anggota kami. Alhamdulillah, kegiatan ini direspon positif,” kata Shinta.

Diakhir acara, Alfi menyampaikan kegiatan ini diharapkan dapat memotivasi generasi muda untuk gemar bersedekah. Karena bersedekah bisa dilakukan dengan cara yang sederhana. Jika tidak memiliki uang, bisa bersedekah melalui tenaga maupun pikiran.(NNC/WH).

KOMENTAR SEDULUR ISK :