Tak Lama Lagi Petani Akan Dapatkan Kartu Identitasnya

oleh

Kudus, ISKNEWS.COM – Setelah melalui pendataan beberapa tahapan, kartu tani sesuai dengan jumlah petani di database SINPI dilakukan pencetakan. Pembagian tahap pertama sudah selesai dan dilanjutkan distribusi tahap dua bulan Juli 2018.

Akhir bulan ini dijadwalkan semua sudah ditangan petani karena tinggal 4.328 kartu yang masih di petugas. Hal ini terungkap saat rapat Rekonsiliasi Kartu Tani Tingkat Kabupaten Kudus di kantor BRI Cabang Kudus, Kamis (19-07-2018) siang.

Catur Sulistiyanto S.Sos MM, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kudus, mengungkapkan bahwa saat ini terkait kartu sudah bukan melakukan sosialisasi lagi. Sebab sudah menjadi program Provinsi dan Nasional.

“Jadi sekarang ini kita sudah tahap melaksanakan, meskipun sebenarnya apabila sesuai jadwal sudah harus dilaksanakan 1 Januari 2018 lalu,” ujar Catur Sulistiyanto mengawali sambutannya.

TRENDING :  Memasuki MT-II, Petani Kudus Berharap Hasil Lebih Baik

Dijelaskan, kartu tani merupakan identitas petani. Hal ini berkaitan nanti dengan bantuan baik berupa benih, alisintan maupun program pemerintah lainnya. Oleh karena itu, diharapkan pada semua mantri tani dan
Petugas penyuluh lapangan untuk terus menjelaskan pada petani tentang kartu tani. Selain itu, pada petani yang belum terdata agar secepatnya dimasukkan database apabila kelengkapan sudah terpenuhi.

“Mengutip sambutan pak Gubernur Jateng, kami yakin bahwa pendataan ini tidak langsung sempurna. Tetapi paling tidak mendekati 100 persen lah. Sebab masih ada petani yang belum memahami tentu belum sadar untuk mendaftarkan diri,” tuturnya.

Berdasarkan data di Dinas Pertanian dan Pangan Kudus per 18 Juli 2018, jumlah petani yang masuk data SINPI 26.816 orang dengan jumlah lahan 14.701 hektar. Sedangkan jumlah KPL (Kios Pupuk Lengkap) terdapat 156 tempat, namun baru ada 96 mesin IDC milik BRI.

“Terkait masih adanya Kartu tani yang sudah tercetak, kami harapkan untuk semua PPL bersama-sama dengan petugas BRI di masing-masing kecamatan untuk menyelesaikan distribusinya. Sebab sesuai dengan arahan dari Provinsi Jawa Tengah, akhir bulan ini pembagian tahap dua harus sudah selesai. Misalnya ditemukan kendala-kendala di lapangan, silahkan berkoordinasi juga,” imbuhnya Moch Ronji, Admin Kartu Tani Kabupaten Kudus, menambahkan bahwa untuk distribusi kartu tani di wilayah Kecamatan Undaan terkendala adanya pemindahan lokasi pengambilan hanya satu tempat.

TRENDING :  Penyerapan Gabah Terlambat

Sebelumnya, ada dua lokasi yaitu di Babalan dan di Wates. Tetapi untuk tahap dua ini, BRI hanya membuka di wilayah Babalan saja. Sehingga petani di Undaan wilayah utara jaraknya cukup jauh untuk mengambilnya. Mohon ini pihak BRI untuk meninjau ulang kebijakan tersebut.

TRENDING :  Puluhan Ribu Bibit Cabai Dibagikan Cuma-cuma

Menanggapi hal ini Aris Purnomo, perwakilan dari BRI Cabang Kudus, mengungkapkan bahwa kebijakan pengurangan lokasi kantor untuk pembagian kartu tani tersebut merupakan kebijakan dari kantor pusat. Pihaknya di daerah hanya sebagai pihak pelaksana lapangan.

“Memang itu kebijakan dari kanpus (kantor pusat). Sedangkan untuk wilayah lainnya, misalnya yang petugas kami datang ke balaidesa – balai desa ternyata petaninya tidak datang. Padahal kartu dan buku tabungan sudah kita siapkan. Kedepan, dengan adanya rapat koordinasi ini kita akan lebih maksimalkan pembagian kartu tani yang dilaksanakan oleh petugas kami bersama PPL Dinas Pertanian dan Pangan Kudus. Sehingga target bulan Juli ini selesai bisa tercapai,” kata Aris Purnomo. (NNC/WH).

KOMENTAR SEDULUR ISK :