Tak Masuk RKPD, Pembangunan Tiga Jembatan di Kudus Tertunda

oleh
jembatan di Kabupaten Kudus
Jembatan Braholo, di Desa Honggosoco, Kecamatan Bae. (Foto : Darmanto Nugroho/ISKNEWS.COM)

Kudus, ISKNEWS.COM – Tiga jembatan di Kabupaten Kudus yang diajukan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kudus Tahun Anggaran (TA) 2018, untuk mendapatkan bantuan pembangunan/rehab, dipastikan tertunda atau tidak jadi dilaksanakan.
Pasalnya, tiga jembatan tersebut, yakni Jembatan Bolonganti, di Kecamatan Kaliwungu, Jembatan Kedungsari, Kecamatan Gebog, dan Jembatan Braholo, Honggosoco, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, tidak masuk dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKPD) Kabupaten Kudus TA 2018.

Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum (PUPR) Kabupaten Kudus, Hari Wibowo, saat dihubungi isknews.com, Kamis (08-03-2018), di ruang kerjanya, mengatakan hal itu.

TRENDING :  Perpusda Sediakan Lahan Untuk Pengunjung Belajar Bercocok Tanam

Menurut dia, pengajuan pembangunan/rehab ketiga jembatan tersebut, karena memang sudah saatnya direhab. Selain usianya sudah puluhan tahun, kontruksinya perlu diperbaharui, juga ketinggian dan lebarnya perlu ditingkatkan. Kalau dilihat keadaan sekarang ini, Jembatan Braholo, Bolonganti dan Jembatan Kedungsari, masih kelihatan kokoh dan bisa dilewati setiap hari. “Namun warga masyarakat tentu akan mendukung, kalau jembatan di desanya itu, dibongkar dan diganti dengan bangunan jembatan baru.”

Jembatan Braholo, di Desa Honggosoco, Kecamatan Bae. (Foto : Darmanto Nugroho/ISKNEWS.COM)

Atas dasar itulah, lanjutnya, Dinas PUPR Kabupaten Kudus, menganggarkan pembangunan/rehab tiga jembatan tersebut, dalam APBD Kabupaten Kudus TA 2018. Namun informasi yang diterima pihaknya, ketiga jembatan itu tidak tercantum dalam RKPD Kabupaten Kudus TA 2018. “Yang perlu dijelaskan kepada masyarakat, pembangunan ketiga jembatan tersebut tidak gagal, hanya tertunda atau tidak jadi dilaksanakan pada tahun ini. Kami akan mengajukan lagi, pada TA berikutnya,”

TRENDING :  Pemkab Kudus Diminta Tindak Tegas Pelaku Pungli Mutasi Guru

Pada TA 2018 ini, Dinas PUPR Kabupaten Kudus mempunyai sebanyak 120 paket pembangunan proyek fisik. Dari sejumlah itu, sekitar 95 persen berasal dari aspirasi DPRD Kabupaten Kudus, sehingga proyek milik PUPR hanya tiga paket. “Paket tersebut, diantaranya, pembangunan dan rehab jembatan, masing-masing enam dan empat titik, nilai anggaran mulai Rp 700 juta – 1,5 miliar.”

TRENDING :  Indahnya Berbagi Takjil On The Street di Taman Wergu Kudus

Untuk proyek fisik yang dibiayai Dana Alokasi Khusus, Kabupaten Kudus pada TA 2018, memperoleh anggaran sebesar sekitar Rp 7 miliar, diperuntukkan pembangunan jembatan sebanyak tiga titik. “Dibandingkan TA 2017 lalu, DAK pada TA 2018 ini mengalami penurunan cukup drastis, dari Rp 32 miliar menjadi hanya Rp 7 miliar.” pungkas Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum (PUPR) Kabupaten Kudus itu. (DM/RM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :