Tak Mau Tampil Glamour, Jatah Kampanye Terbuka AKHI Untuk Bakti Sosial Di 9 Kecamatan

oleh
Akhwan saat kunjungi posko pengobatan gratis yang digagasnya sebagai ganti pelaksanaan kampanye terbuka (Foto: Yuliadi Mohammad)

Kudus, isknews.com – Hari pertama pelaksanaan kampanye terbuka pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kudus 2018, jatuh pada hari ini. Sesuai dengan undian pelaksanaan kampanye terbuka jadwal hari pertama ini jatuh pada pasangan Nomor 4 Akhwan-Hadisucipto (AKHI).

Dalam kesempatan tersebut, pasangan AKHI tidak menggunakan kesempatan kampanye terbuka dengan memanfaatkan sebagai Rapat Umum terbuka di lapangan seperti banyak dilakukan pasangan yang lain, namun pasangan ini memilih memanfaatkan kegiatan ini untuk menggelar Bakti Sosial Pengobatan Gratis pada seluruh 9 Kecamatan di Kudus, penanaman bibit dan santunan bagi anak yatim.

Menurut Akhwan calon yang maju dari jalur independen saat berada di lokasi pengobatan gratis, diwilayah Desa Getas Pejaten, dirinya sengaja meimilih menggunakan kesempatan ini agar lebih dekat dengan warga, dengan kampanye model begini kami lebih bisa mendengarkan suara warga yang disampaikan tulus dari hati ke hati.

TRENDING :  Tiga Bakal Calon Bupati Kudus Daftar Melalui PPP

“ Kami menghindari kampanye glamour dengan berada diatas panggung sementara warga kita masih banyak yang kekurangan, justru dengan kampanye model begini tingkat margin errornya rendah,” terang dia yang juga didampingi Hadi Sucipto calon wakil Bupati pasangannya, Minggu (15-04-18).

Dalam sehari ini Tim Akhi beserta rombongan tim pemenagannya melakukan kunjungan ke posko-posko pelaksanaan pengobatan gratis di Sembilan titik, bahkan di Dawe Akhwan juga melakukan penanaman bibit pohon serta memberikan santunan bagi anak yatim dan warga kurang mampu.

Seperti diketahui lima pasangan calon bupati dan wakil bupati Kudus hanya diberi kesempatan satu kali untuk menggelar kampanye terbuka. Adapun kurun waktu kapanyane dari 15 Februari sampai 23 Juni.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kudus Moh Khanafi mengatakan, sesuai rapat koordinasi yang digelar di kantor KPU, Jumat (2/3), kampanye terbuka hanya akan digelar pada Minggu.

TRENDING :  Perbedaan Data Sidalih Pilgub Jateng Jadi Rekomendasi Bawaslu Pati

KPU sebelumnya memberikan pilihan hari pelaksanaan kampanye rapat umum yakni Minggu, Sabtu atau Minggu, dan Senin sampai Jumat. ”Dalam rakor disepakati, kampanye terbuka digelar pada hari Minggu,” katanya.

“Penentuan jadwal kesempatan untuk kampanye tersebut telah sesuai dengan PKPU nomor 4. Sedangkan, untuk lokasi pelaksanaan kampanye telah ditetapkan sesuai surat keputusan (SK) Nomor 17 yang direvisi nomor 21 yang berisi tentang zonasi lapangan,” ujarnya.

Penentuan lokasi kampanye secara terbuka tidak menjadi kewenangan KPU. Masing-masing tim sukses berhak menentukan sendiri.

“Maka, bisa saja di tempat yang sama digunakan oleh beberapa calon. Dia menegaskan, masing-masing telah mendapat jatah waktu kampanye. Jadi tidak akan ada tabrakan jadwal antarsatu calon dengan calon lainnya,” ungkapnya.

TRENDING :  Kapolres Berharap Pilkada Kudus Berlangsung Damai

“Zonasi lapangan tersebut, yakni tersebar di sembilan wilayah kecamatan. Sehingga, paslon bisa memilihnya secara bebas. Namun, dalam penggunaan lapangan itu, paslon harus berkoordinasi sendiri dengan pihak desa terkait. Kecuali untuk lapangan Alu-alun, tidak diperbolehkan,” katanya.

Calon nomor urut 4 Akhwan-Hadi Sucipto (Akhi) pada 15 April; nomor 1 Masan-Noor Yasin (An-Noor) 22 April; nomor 5 Muhammad Tamzil-Hartopo (Top) 29 April; nomor 3 Hartini-Setia Budi Wibowo (Hartin-Bowo) 6 Mei; dan nomor 2 Hartoyo-Junaidi (Harjuna) 13 Mei.

Pelaksanaan kampanye berlangsung 15 Februari-23 Juni. Karena ada Bulan Ramadan pada masa kampanye tersebut, untuk pelaksanaan rapat umum digelar sebelum Ramadan.

“Selain mengatur hari pelaksanaan kampanye terbuka, KPU juga mengatur sejumlah aturan seperti larangan menggelar konvoi bagi para pendukungnya. Mereka juga diwajibkan mengirimkan surat pemberitahuan kepada kepolisian, KPU, dan Panwas,”  pungkasnya. (YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :