Tak Miliki IMB, Bangunan Di Pintu Masuk Pasar Baru Dirobohkan

oleh

Kudus, ISKNEWS.COM – Satpol PP Kudus merobohkan sebuah bangunan yang berlokasi di Jalan Patimura, Desa Jepang Pakis, atau tepatnya berada di pintu masuk jalan menuju Pasar Baru, Sabtu (10/06/2017). Bangunan milik Erwan Widiyanto, warga setempat, dirobohkan karena diketahui tidak memiliki izin mendirikan bangunan (IMB).

Pembongkaran bangunan tersebut tanpa perlawanan dari pemilik, karena sebelumnya telah sepakat dan menerima pembongkaran. “Alhamdulillah eksekusi berjalan kondusif karena telah melalui pendekatan persuasif. Pemiliknya juga hadir memberikan pengarahan kepada petugas,” ucap Kasatpol PP Kudus Djati Solechah kepada awak media.

TRENDING :  1.499 Botol Miras Diamankan Satpol PP Kudus

Dikatakannya, pemilik bangunan menyadari kesalahannya karena sebelum IMB ke luar telah membangun terlebih dulu. Djati mengklaim eksekusi kali inj merupakan tercepat dan tersingkat. Terlepas dari ukuran bangunan yang tidak begitu besar, hal yang paling mempengaruhi adalah pendekatan persuasif Satpol PP dengan pemilik bangunan.

TRENDING :  Tertimpa Pohon, Siswa SD di Mayong Meninggal Dunia

Diterangkan lebih lanjut, rencananya bangunan milik Erwan akan digunakan untuk usaha bubut ayam. Namun, karena posisinya berada di dekat jembatan masuk Pasar Baru dan sekaligus belum memiliki IMB, terpaksa dibongkar tanpa ganti rugi.

Menurutnya ada beberapa hal yang mendasari pembongkaran, di antaranya belum memiliki IMB, mengganggu akses masuk ke Pasar Baru karena posisinya berada persis di samping jembatan.

“Terkahir, dari posisi itu apabila digunakan untuk usaha bubut ayam tentunya membahayakan konsumen juga. Karena lalu lintas dari dan menuju Pasar Baru cukup padat, dokhawatirkan terjadi kecelakaan lalu lintas,” terang Djati.

TRENDING :  Surat Nikah Ilegal

Dia menambahkan, sebenarnya pemilik bangunan sudah berulang kali diingatkan Satpol PP dari beberapa bulan lalu. Puncaknya, satu bulan lalu pihaknya melakukan penyegelan bangunan sebelum akhirnya dibongkar hari ini. (MK)

KOMENTAR SEDULUR ISK :