Tak Patuh Pajak, 2 WP di Jepara Terancam Ditahan

Jepara, isknews.com (Lintas Jepara) – Dua wajib pajak (WP) di Jepara terancam disandra di sel tahanan (gijzeling) lantaran mbandel tidak patuh membayar pajak. Hal ini disampaikan oleh Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Jepara Endaryono, Jumat (12/5/2017). Akan tetapi, dirinya enggan menyebut identitas WP tersebut.

“Kalau dalam waktu enam bulan belum mampu membayar, maka penahanan bisa diperpanjang. Gijzeling tidak ada batasannya sampai WP tersebut membayar semua utang-utang pajaknya. Meskipun demikian, tentu ada tahapan-tahapannya sebelum WP itu di tahan,” kata Endaryono.

TRENDING :  Tidak Lapor SPT Tahunan PPh Tahun Pajak 2016 Akan Dikenakan Denda

Menurut Endar, dua WP yang terancam di gijzeling itu merupakan bagian dari 112 nama WP potensial untuk dilakukan pemeriksaan khusus. Nilai tunggakan pajak 112 WP tersebut mencapai Rp.26 miliyar. 112 WP yang tak taat dalam membayar pajak itu berasal dari sektor furniture, jasa kesehatan, toko meterial, toko emas, UKM eksportir, pariwisata, dan jasa profesi.

TRENDING :  Hari Jadi Kota Jepara ke 466

Endaryono melanjutkan, jika hasil dari pemeriksaan khusus terhadap 112 WP ditemukan pelanggaran pajak, maka selanjutkan akan diambil tindakan. Itu bisa berupa penyitaan aset yang dimiliki WP.

Di tahun 2017, ditambahkan Endaryono, KPP Pratama ditarget mampu mengamankan penerimaan pajak sebesar Rp753,76 miliyar. Di kuartal pertama ini, penerimaan pajak sebesar Rp173,06 miliyar atau baru mendapat 22,96 persen dari target penerimaan di 2017.

TRENDING :  Pekan Panutan Pajak, Pejabat Diharap Jadi Contoh

Agar target itu tercapai, sujumlah langkah telah disiapkan. Itu seperti pengamanan penerimaan rutin dengan program unggulan KPP Broadcast. Serta, program pengamanan penerimaan extra effort dengan program unggulan KPP Tagging. (ZA)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Tags

You may also like...

108 thoughts on “Tak Patuh Pajak, 2 WP di Jepara Terancam Ditahan”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

*

TRENDING