01

Tak Tercantum Dalam RAB, Pengadaan K3 Partisipasi Rekanan Pelaksana Proyek

Kudus, isknews.com – Pengadaan alat kesehatan dan keselamatan kerja (K3), tidak terdapat atau tercantum dalam Rancangan Anggaran Belanja (RAB) proyek. Dengan kata lain, pengadaan alat K3 bagi pekerja proyek, adalah pastisipasi dari rekanan pelaksana proyek, termasuk beaya perawatan untuk pekerja jika terjadi kecelakaan kerja.
Kepala Bidang SDA  – BPESDM Kabupaten Kudus, Joko Mukti, yang dihubungi isknews.com, Rabu (10/8), mengatakan hal itu. Menurut dia, proyek adalah termasuk pekerjaan beresiko tiinggi dan rawan terjadinya kecelakaan kerja. Karena itu perlengkapan K3 menjadi hal yang penting bagi tenaga kerja yang bekerja di proyek tersebut. “Tentu demi keselamatan kerja para tukang atau pekerjanya, pihak rekanan pelaksana proyek menggarkan membelikan perlengkapan K3.”
Namun persoalan yang kemudian muncul, ungkapnya lanjut, perlengkapan K3 yang sudah disediakan dan diberikan oleh rekanan, seperti helm, kaos tangan dan sepatu boot, tidak semua pekerja, bahkan sebagian besar tidak mau memakai. Alasan mereka beragam, namun pada intinya dengan memakai perlengkapan K3, terutama helm dan sepatu boot, justru merasa tidak nyaman dan leluasa menjalani pekerjaannya. “Ini kan menjadi dilema, rekanan kalau tidak menyediakan perlengkapan K3 dianggap tidak memperhatikan keselamatan pekerjanya, sementara dari pihak pekerja, tidak mau memakainya.”
Terkait jika terjadi kecelakaan kerja, juga adalah menjadi resiko dan tanggung jawab rekanan. Tanggung jawab itu mulai dari pengobatan dan perawatan di rumah sakit, sampai sembuh dan pekerja bisa kembali berakitivtas. “Semua beaya yang dikelurkan untuk beaya rimah sakit itu, juga merupakan partisipasi pihak rekanan,” tegas Kabid Bina Marga BPESDM Kabupaten Kudus itu. (DM)

APA KOMENTAR SEDULUR ISK ?
Baca Juga :  Patroli Wilayah Satuan Polisi Pamongpraja Kudis ke Wilayah Rahtawu Sebagai Tindaklanjut Aduan Masyarakat