Tambang tanah ilegal dilereng Gunung Desa Larangan Tambakromo resahkan penguna jalan. 

Pati, Isknews.com Lintas Pati. Eksploitasi tanah atau tambang ilegal yang diduga dilakukan oleh Kepala Desa Keben Kecamatan Tambakromo Pati sangat meresahkan penguna jalan, Pasalnya sisa tanah yang diangkut oleh kendaraan truk pengakut tanah atau truk dam banyak yang jatuh berceceran di sekitar jalan raya dekat lokasi tambang hingga membahayakan warga masyrakat yang melalui jalan Tambakromo-Maitan. Lokasi tambang tanah yang diduga ilegal atau tak berizin tersebut tepatnya berada dibawah lereng pegunungan Desa Larangan Kecamatan Tambakromo Pati. Selasa 27/09

Sementara itu berdasarkan informasi warga sekiar tambang yang enggan disebutkan namanya menuturkan bahwa aktifitas penambangan tanah tersebut dikelola oleh Karsiman Kepala Desa Keben Tambakromo Pati. 

BACA JUGA :  35 kapal seharinya antri untuk bongkar ikan di Pelabuan TPI Juana.

Tambang tanah itu setau saya dikelola oleh kades Keben, kemarin saya melihat ada polisi yang datang kelokasi tambang tersebut kabarnya sih mau ditutup tapi kok masih beroprasi,” ujarnya. Lebih lanjut ia juga menambahkan, mengenai ceceran tanah dijalan raya yang diangkut oleh truk pengakut tanah. “Sepanjang jalan ini kan minim penerangan, apa lagi saat ini sering terjadi hujan , jadi ceceran tanah itu kan sangat membayakan pengguna jalan, Itu tanah lempong (liat) lho mas kan licin. ” terangnya kepada Isknews.com Lintas Pati.

Tak hanya itu, narasumber yang tidak mau disebutkan namanya tersebut juga mencerikan, bahwa dua hari yang lalu ia habis menolong warga maitan yang jatuh karena sepeda motor yang dikendarai terpeleset tanah yang tercecer disekitar lokasi tambang. “Kemarin malam sudah ada yang jatuh disini gara-gara ceceran lumpur itu. Saya dan warga sekitar barharap ada tindakan tegas dari pihak penegak hukum supaya tambang itu tidak lagi beroprasi ” Pungkasnya.

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post