Tanamkan Nilai Pancasila ke Generasi Muda, Pemdes Loram Wetan Gelar Apel Kebangsaan

oleh

Kudus, ISKNEWS.COM – Apel Kebangsaan dalam rangka peringatan hari kesaktian pancasila digelar Pemerintah Desa Loram Wetan, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, di Lapangan Sepak Bola Kongsi, Senin (1/10/2018) malam.

Sebelum apel dimulai, para peserta kirab lambang garuda dengan berjalan kaki dari start di pintu gerbang selamat datang di Jalan Patimura arah utara, selanjutnya beriringan para peserta ke arah selatan menuju finish di lapangan sepak bola kongsi.

TRENDING :  Tangkal Radikalisme, Ratusan Pemuda di Kudus Ikuti Pelatihan Pemuda Pelopor

Inspektur Upacara (Irup) Pj Kepala Desa Loram Wetan, Tamzis mengungkapkan, tujuan diadakannya kegiatan ini tidak lain untuk menumbuh kembangkan nilai-nilai pancasila kepada semua generasi, utamanya para generasi penerus bangsa Indonesia yang kita cinta ini. “Dalam konteks ini, pendidikan merupakan sistem yang bisa melakukannya secara efektif,” ujarnya dihadapan peserta apel.

Dengan Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, kata Tamzis, disamping telah mempersatukan kita sebagai bangsa dan negara secara utuh, Pancasila memperkuat sendi sendi kehidupan sosial, ekonomi, budaya dan politik masyarakat kita.

TRENDING :  LOKAKARYA MINI LINTAS SEKTORAL DALAM RANGKA AKREDITASI

Untuk membangun bangsa dan negara yang kita cintai ini, lanjut Tamzis, dibutuhkan kerja keras bersama berlandaskan Pancasila. Pancasila adalah sumber nilai jati diri bangsa, sekaligus fondasi negara kita, sebagai falsafah negara. “Pancasila menjadi acuan kita dalam mewujudkan indonesia yang adil, makmur dan sejahtera,” tandasnya.

TRENDING :  Pemkab Kudus Garda Terdepan Pembuka Acara Di Festival ISTIQLAL III 2017

“Kita semua tentu ingin membangun bangsa berperadaban unggul, yang salah satunya adalah bangsa yang mampu menunjukkan karakter dan jati dirinya. tanpa harus kehilangan kesempatan dan kemampuan berinteraksi dengan bangsa -bangsa lain, sekaiigus mampu mengaktualisasikan makna yang dikandungnya sesuai dengan perkembangan zaman. Denga demikian, pancasila menjadi sistem nilai yang hidup,” Pungkasnya. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :