Tanamkan Sikap Toleransi ke Siswa Melalui Perayaaan Imlek Bersama

oleh

Kudus, ISKNEWS.COM – Perayaan Tahun Baru China (Imlek) 2570 yang diikuti ratusan siswa dari Kelompok Bermain (KB), Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD) Kanisius, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Senin (11/2/2019).

Agustinus Suwasma, Kepala SD Kanisius Kudus mengatakan bahwa kegiatan ini untuk menanamkan toleransi kepada para siswa. Ia juga menyampaikan ke siswa bahwa budaya yang ada di Indoensia banyak ragamnya.

Ada 235 siswa di SD Kanisius dan sejumlah siswa dari KB dan TK Kanisius yang masih 1 lokasi. Mereka datang dari berbagai macam suku agama, islam, kristen, katolik, konghucu. “Sebab Keberagamaan itulah saya tanamkan sikap toleransi ke anak,” ujar Agustinus kepada isknews.com, usai mengikuti Imlek Bersama.

TRENDING :  Nurussalam Bersholawat Puncak Rangkaian Harlah Setengah Abad

Imlek bersama yang diikuti ratusan pelajar itu dihibur pertunjukkan barongsai sebagai kesenian khas China yang diperagakan oleh pelajar SMP Kanisius dari siswa kelas VII hingga kelas XV.

TRENDING :  ASN Diminta Jaga Netralitas Pada Pemilu 2019

Peringatan Imlek di SD Kanisius Kudus tersebut menjadi agenda tahunan merayakan perayaan serupa.

Sebelum peringatan Imlek berakhir, ratusan siswa mendapatkan angpao yang menjadi kebudayaan khas masyarakat Tionghoa sebagai wujud syukur menyambut datangnya Tahun Baru Imlek 2570.

“Peringatan Imlek memang menjadi agenda rutin setiap tahun. Terlebih lagi, mayoritas siswanya merupakan keturunan Tionghoa,” kata Agustinus.

TRENDING :  Pol PP Bina Warung Pijat Tradisional Dan Salon Kecantikan

Selama ini, kata dia, siswanya sudah terbiasa memperingati Hari Raya Natal dan Lebaran. Kini, ditambah peringatan Imlek sebagai bentuk melatih para siswa dalam hal kebersamaan dan perwujudan implementasi mata pelajaran religius.

“Dengan menggelar peringatan hari besar keagamaan, diharapkan memupuk semangat pluralisme para siswa dalam menghargai keberagaman antarumat beragama,” ungkapnya. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :