Tanggapan Sejumlah Sopir Angkot Terkait Akan Adanya Taxi Online Di Pati

Tanggapan Sejumlah Sopir Angkot Terkait Akan Adanya Taxi Online Di Pati

Pati, Isknews.com (Lintas Pati) – Rencana akan beroprasinya taxi online di Pati menuai berbagai komentar dari sejumlah sopir angkutan Kota yang biasa beroperasi di Pati. Minggu (13/08/17).

Menurut mereka, pihak Pemerintah khususnya Dinas Perhubungan Kabupaten Pati yang berkompeten menangani terkait sarana transportasi di Kabupaten Pati sebelum memberikan izin kepada pihak pengelola Taxi Online harusnya terlebih dahulu mengajak para sopir angkot untuk duduk bersama dan berdiskusi. Pasalnya, yang dikuwatiran sejumlah sopir angkot jika taxi online beroprasi akan membuat penghasilan mereka tambah menurun.

Nada tersebut diungkapkan Ganden salah satu sopir angkot jurusan Pati – Juana Kepada Isknews.com lintas Pati. Menurutnya, jika benar taksi online akan beroprasi di Pati pihak pemerintah dalam hal ini Dinas Perhubungan Kabupaten Pati harus membatasi jumlah taxi online tersebut. Karena jika tidak dibatasi jumlah dan ruang geraknya berpotensi akan benturan dengan angkutan kota yang dapat mengakibatkan penghasilan para sopir ankot menurun.

TRENDING :  Soal Pabrik Semen di Pati : Sedulur Sikep Minta Hakim PTUN Sidak Di Lokasi

“Dishub harus membatasi jumlah taxi online dan rutenya, jangan sampai mengganggu rute angkutan kota, jika langkah tersebut tidak dilakukan Dishub saya kuatir penghasilan para sopir angkot tambah menurun. Penghasilan saya dalam sehari narik angkutan kota cari uang 100 ribu aja sulitnya bukan main ini kok malah mau ada taxi online. Maksutnya apa ??? ” ujarnya dengan nada sedikit kecewa.

TRENDING :  Kepala LH Pati,menjawab tentang bau busuk disebabkan oleh pabrik yang berada di jalan Pati - Juana

Lebih lanjut ia menambahkan, “Kalau Pati itu Kota besar pantas jika ada taxi online, misalnya seperti Kota Semarang. Lha Pati itu kan kota kecil. Menurut saya baru-baru ini saja Kota Pati terlihat lebih maju setelah banyak tempat wisata yang di expose ke media sosial, jika taxi online tersebut diperuntukan kepada tamu-tamu hotel sih kami gak masalah tapi kalau buat umum jelas jadi masalah bagi kami, karena menyangkut urusan perut.” Pungkasnya.

TRENDING :  HIPKI Diharapkan Mampu Ciptakan Tenaga Trampil Dan Mandiri

Informasi mengenai akan beroperasinya taxi online di Kabupaten Pati tarsebut setelah adanya surat izin dari Dinas Perhubungan Provensi Jawa Tengah serta dikuatkan dengan pernyataan dari Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Pati Tri Haryama melalui Kasi Angkutan Heru Suyanto Kepada Isknews.com Lintas Pati pada Kamis, (10/08/10) beberapa hari yang lalu. (Pgj)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post

Comments are closed.