Tantangan KPU Jateng Meningkatkan Jumlah Partisipasi Pemilih Pilgub Jateng 2018

by
Foto: Seminar Peningkatan Partisipasi Masyarakat dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jateng 2018, di Hotel Safin Pati, Sabtu (07-04-2018). (Ivan Nugraha/ISKNEWS.COM)

Pati, ISKNEWS.COM – Tantangan paling utama yang harus dihadapi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Tengah dalam Pilgub Jateng 2018 nanti, adalah meningkatkan partisipasi pemilih. Sejak Pilgub 2008 hingga Pilgub 2013, KPU mencatat masih rendahnya masyarakat dalam menggunakan hak suaranya, dibanding dalam pemilihan kepala daerah di masing-masing kabupaten/kota di Jawa tengah.

TRENDING :  Sanksi Tegas Menanti ASN yang Tak Netral

Ketua KPU Jateng, Joko Purnomo mengatakan, rendahnya angka partisipasi pemilih dalam kontestasi pemilihan gubernur dimungkinkan karena daerah-daerah yang jauh dari pusat pemerintahan provinsi belum teredukasi politiknya.

TRENDING :  Orang gila melukai warga Geneng Mulyo dengan senjata tajam

“Di 35 kabupaten / kota di jawa tengah angka partisipasi pemilih masih sedikit di atas 60 persen. Hal seperti ini diperlukan adanya pemahaman bersama, dengan melibatkan masyarakat dan partai politik, bahwa pilgub ini merupakan kerja sama,” ujar Joko Purnomo, usai memaparkan materi dalam seminar Peningkatan Partisipasi Masyarakat dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jateng 2018, di Hotel Safin Pati, Sabtu (07-04-2018).

Foto: Seminar Peningkatan Partisipasi Masyarakat dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jateng 2018, di Hotel Safin Pati, Sabtu (07-04-2018). (Ivan Nugraha/ISKNEWS.COM)
KOMENTAR SEDULUR ISK :