Target Naik 4 Kali Dari Tahun Lalu, Pendapatan Retribusi Parkir Kabupaten Kudus 2016 Terealisasi Hanya 43,30 persen

Target Naik 4 Kali Dari Tahun Lalu, Pendapatan Retribusi Parkir Kabupaten Kudus 2016 Terealisasi Hanya 43,30 persen

Kudus, isknews.com – Pendapatan dari retribusi parkir jalan umum Kabupaten Kudus, pada 2016, tidak berhasil mencapai target. Sampai dengan akhir Desember 2016, jumlah penerimaan retribusi parkir tepi jalan umum itu, hanya terealisasi sebesar 43,30 persen, dari target yang ditetapkan. Penyebabnya, karena adanya kenaikan target yang mencapai empat kali lipat, atau 400 persen pada TA 2016, dari target pada TA 2015.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kudus, Didik Sugiharto, yang dihubungi isknews.com, di ruang kerjanya, mengatakan hal itu. Menurut dia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus, terkait pendapatan daerah dari retribusi parkir, menetapkan target sebesar Rp 395.000.000. Sampai akhir Desember 2015, realisasinya tidak bisa tercapai sepenuhnya, yakni sekitar 98 persen. “Namun, meskipun realisasi pendapatan retribusi parkir pada 2015 tidak mencapai target, pada TA 2016, target tersebut malah dinaikkan hampir 400 persen lebih.”

TRENDING :  PNS Blora Aman Gunakan LPG 3 kg

Lebih lanjut diungkapkan, target pendapatan retribusi yang ditetapkan Pemkab Kudus, pada TA sebesar Rp 1.415.249.000. Dengan kenaikan yang lebih dari empat kali lipat itu, wajar kalau Dishub tidak mampu mencapai target. Hal itu karena adanya sejumlah permasalahan yang terjadi di lapangan. Contohnya parkir tepi jalan umum yang petugas atau juru parkirnya dilakukan oleh warga atau masyarakat umum. Dalam praktek kerjanya, juru parkir itu mengambil penghasilan atau upah yang menurut ukuran mereka sesuai dengan satu kerja, sisanya barulah disetorkan ke Dishub. Dengan cara seperti itu, sampai kapanpun, pendapatan daerah dari retribusi parkir, tidak akan tercapai.”Tentu saja kondisi itu, tidak bisa dibiarkan. Kami sedang memikirkan solusinya.”

TRENDING :  Dewan : Warung Makan Boleh Berjualan Siang Hari Selama Ramadan Asal Ada Penyekatnya

Sementara itu, Kepala Dinas Pengelolaan Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKD) Kabupaten Kudus, Eko Jumartono, melalui Sekdin, Rofiatun, yang dihubungi terpisah, membenarkan, target retribusi tepi jalan umum secara keseluruhan di Kabupaten Kudus pada 2016, sebesar Rp 1.415.249.000, realisasinya sampai dengan akhir Desember 2016, sebesar Rp 612.825.000, atau 43,30 persen. Retribusi jalan umum itu diperoleh dari sembilan ruas jalan, rincianya, ruas tepi jalan umum Pasar Kliwon, target sebesar Rp 150.275.000, realisasi Rp 107.894.000, atau 71,02 persen, tepi jalan umum Pasar Jekulo, target sebesar Rp 36.150.000, realisasi Rp 12.928.000, atau 35,76 persen, tepi jalan umum Pasar Kalirejo, target sebesar Rp 10.577.000, realisasi Rp 3.502.000, atau 33,11 persen,

TRENDING :  Meningkat, Penerima Bantuan Program PKH Tahap 3 Kudus Capai 12.607 KSM

Selanjutnya, tepi jalan umum Pasar Bitingan, target sebesar Rp 161.565.000, realisasi Rp 108.563.000, atau 67,19 persen, tepi jalan umum Mijen, realisasi sebesar Rp 5.310.000, realisasi Rp 4.012.000, atau 75,56 persen, tepi jalan umum Pasar Brayung, target sebesar Rp 30.111.000, realisasi Rp 15.060.000, atau 50,1 persen, tepi jalan umum Pasar Ngablak, target sebesar Rp 3.100.000, realisasi Rp 3.545.000, atau 114,35 persen, tepi jalan umum Pasar Wates, target sebesar Rp 4.100.000, realisasi Rp 3.890.000 atau 94,88 persen. “Yang terakhir, tepi jalan umum depan Kantor Dishub Kabupaten Kudus, dari target yang ditetapkan sebesar Rp 1.014.061.000, realisasinya Rp 353.431.000, atau 34,85 persen.” (DM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post

Comments are closed.