Tari Gusjigang, Gambarkan Kehidupan Masyarakat Kudus

by
Foto: Pertunjukan tari gusjigang dalam acara pengukuhan BPC PHRI Kudus, Kamis (03-05-2018). (Nila Niswatul Chusna/ISKNEWS.COM)

Kudus, ISKNEWS.COM – Bagus, Ngaji dan Dagang atau yang dikenal dengan nama Gusjigang, merupakan ajaran luhur warisan Syekh Ja’far Shoddiq untuk masyarakat Kudus. Di Kudus, Gusjigang melekat kuat dalam kehidupan masyarakat Kudus.

Menurut Galuh Winda Olief (21), mahasiswa Jurusan Seni Tari di Institut Kesenian Yogjakarta ini memaknai Gusjigang mengajarkan masyarakat Kudus untuk hidup secara seimbang antara kehidupan duniawi dan akhirat.

TRENDING :  Jemput Bola Petugas Disdukcapil Datangi Rumah Rumah Warga Yang Belum Lakukan Perekaman e - KTP

“Gus atau bagus, memiliki makna bahwa untuk memperoleh kebahagiaan dunia dan akhirat manusia harus memiliki akhlak atau prilaku yang baik. Ji atau ngaji, bermakna untuk memperoleh kebahagiaan akhirat, manusia harus rajin mengkaji ilmu-ilmu agama. Gang atau dagang, diartikan sebagai salah satu cara untuk memperoleh kebahagiaan duniawi dengan cara berdagang,” kata Olief, sapaan akrabnya, Kamis (03-05-2018).

Diakui oleh Olief jika Gusjigang menjadi suatu ciri khas dari kehidupan masyarakat Kudus. Untuk mensosialisasikan Gusjigang kepada khalayak ramai, Olief mengemasnya dalam sebuah kesenian yang bernama Tari Gusjigang. Tari tersebut, menggambarkan ajaran Gusjigang yang diamalkan masyarakat Kudus dalam kehidupan sehari-hari.

TRENDING :  Hari HIV-Aids Se Dunia KSR Stikes Muhammadiyah Kudus Bagikan Stiker dan Brosur di Terminal Bus Induk
KOMENTAR SEDULUR ISK :