Tari Kreasi Jenang Iringi Penglepasan Calon Wisudawan FKIP UMK

 

Kudus– Tarian kreasi Jenang yang diperagakan oleh Siska Martha Ayu, Ruka, Nanda, Roufah, Amaliah Azizah, dan Winda Amalia itu sarat dan kental akan makna filosofi. Dalam tarian ada gerakan proses pembuatan Jenang, mulai dari  menunggu mengajak kerja buat jenang, mencuci kelapa, memarut kelapa, memeras santan, mengaduk adonan tepung, ketan, dan bumbu, hingga proses pembuatan dan pengbungkusan Jenang disajikan dengan sangat memukau.umk

Enam mahasiswi berpakaian warna merah menyala yang menari di depan hadirin terlihat sangat anggun dengan balutan hiasan pernak-pernik yang menarik. Sebagian dari mereka ada yang membawa spatula, tampah, dan bakul. Para gadis cantik dengan penutup kepala unik warna merah itu lalu mulai menyuguhkan tari kreasi Jenang Kudus dengan lincah dan menawan.

Tari kreasi Jenang Kudus yang diperagakan oleh enam mahasiswi UMK itu mengiringi upacara penglepasan 373 calon wisudawan wisudawati Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) bertempat di auditorium Universitas Muria Kudus, Selasa, (11/10/2016) pagi. Mengenai wisuda seluruh mahasiswa Universitas Muria Kudus periode Oktober rencana akan dilaksanakan pada Senin, (19/10/2016).

Baca Juga :  peringatan Isra'mi'raj Nabi muhammad SAW di MTs NU Raudlatus Shibyan

Berdasarkan laporan dari Dr. Sri Utaminingsih, M.Pd., selaku Wakil dekan I bidang akademik, beliau menjelaskan bahwa lulusan terbaik Prodi Bimbingan dan Konseling (BK) diperoleh oleh Mahasiswi dari Pati bernama Indriyani dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,91 dengan predikat lulus dengan pujian. Lulusan Prodi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) terbaik dipegang oleh mahasiswi dari Jepara bernama Ainun Nikmah dengan IPK 3,89 predikat lulus dengan pujian, dan lulusan terbaik Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) diraih oleh Fenny Veronita asal Kudus dengan IPK 3,84 dengan predikat lulus dengan pujian.

Jumlah mahasiswa calon wisudawan dan wisudawati FKIP dari Prodi BK rinciannya ada 70, Prodi PBI ada 79, sedangkan dari Prodi PGSD ada 234 mahasiswa, sehingga totalnya 373 calon wisudawan.

Dari jumlah tersebut mahasiswa yang Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) di atas 3,50 atau cumlaude sebanyak 265 mahasiswa atau 71 %. Hanya 3 orang yang mendapat IPK di bawah 3, sedangkan lulusan yang mendapat IPK di atas 3 sebanyak 99 %.. Wisudawan tercepat diraih oleh Muflikhatun Nisa dengan masa studi 3 tahun 7 bulan dari PGSD. Lulusan tertua diraih oleh Hasanah dari Pati Umurnya 35 tahun. Wisudawan termuda adalah Siti Afrika dengan usia 21 tahun dari PGSD

Baca Juga :  UMK Sambut bulan Ramadhan dengan pasar murah

“Hal ini menunjukkan lulusan FKIP UMK cukup bagus karena 99% lulusan rata-rata di atas 3. Selamat kepada mahasiswa dan mahasiswi. Akhirnya selesai sudah anda menempuh pendidikan di FKIP UMK, akhirnya kini Anda telah menjadi sarjana, di belakang nama Anda akan mendapatkan gelar Sarjana Pendidikan atau S.Pd.” Tutur Wakil Dekan I FKIP UMK.

Utaminingsih berpesan kepada mahasiswa, “Jangan pernah menganggur, manfaatkanlah ilmu yang Anda dapatkan dengan sebaik-baiknya. Kami tunggu kabar bahagia dan sukses anda semua. Selamat berkarya, selamat mengabdi kepada masyarakat bangsa dan negara.” Kata beliau diiringi tepuk tangan semua hadirin yang datang.

Pada kesempatan itu Dekan FKIP Dr. Slamet Utomo, M.Pd. melepas secara resmi semua calon wisudawan wisudawati kepada Bapak Ibu wali mahasiswa semua. Beliau menyampaikan kata bijak kepada mahasiswa, “Orang yang berhenti belajar, maka orang itu hanya menguasai masa lalu.  Sedangkan orang yang terus belajar, orang itu akan menguasai masa yang akan datang.. Jadilah Calon guru yang profesional, calon guru harus punya integritas, softskill, kejujuran, tidak berhenti belajar, dan loyal kepada instansi yang akan menjadi tempat kerja nanti. Serta universal artinya tidak membeda-bedakan.” Tandasnya dalam acara yang juga dihadiri oleh senat FKIP UMK. (Mr)

Baca Juga :  Rayakan HUT Kemerdekaan RI Dinas Cipkataru Selenggarakan Aneka Lomba

laporan : Muhammad Noor Ahsin

 

APA KOMENTAR SEDULUR ISK ?