Tarik Investasi, Puluhan Dubes Diundang ke Jepara

oleh

Jepara, ISKNEWS.COM – Sekitar 30 duta besar dari negara-negara sahabat hadir di Jepara dalam rangka diplomatic tours. Puluhan perwakilan negara dari Eropa hingga Afrika ini mengawali rangkaian kegiatan di Kabupaten Jepara dengan jamuan makan siang dan dilanjutkan dengan pembukaan Jepara International Trade and Tourism Expo 2018 di alun-alun Jepara, Kamis (20-9-2018) siang. Puluhan dubes ini akan berada di Jepara hingga akhir pekan ini untuk melihat berbagai potensi yang dimiliki bumi kartini, mulai dari mengunjungi sentra industri Mulyoharjo hingga megunjungi desa wisata Tempur.

Pembukaan pameran internasional ini dilakukan dengan pemukulan kentongan dari Bupati Jepara Ahmad Marzuki, anggota forkopinda Jepara dan semua duta besar diatas panggung. Sebelumnya, berbagai pertunjukan seni tari tradisional juga disuguhkan kepada duta besar. Diawali dengan tarian rampak gendang dan diakhiri tarian khas Desa Banyumanis Kecamatan Donorojo, Jepara.

TRENDING :  Kegiatan APBD Dideadline Selesai Akhir November

Bupati Jepara Ahmad Marzuki mengaku bangga dengan kegiatan yang bisa menghadirkan duta besar dalam jumlah banyak sekaligus. Dirinya berharap kegiatan ini bisa menjadi embrio kerjasama internasional antara Jepara dengan negara-negara yang datang saat ini. “Berbagai produk yang kita tampilkan ini hanya sebagian kecil potensi yang dimiliki Jepara,” ujar Marzuqi, Kamis (20-9-2018).

TRENDING :  Askhat Orazbay : Kami Siap Merealisasikan Hubungan dengan Pemkab Jepara

Lebih lanjut Marzuqi berharap setelah pameran ini akan terjadi kontak antara duta besar dengan peserta pameran yang berujung pada investasi di Jepara. “Peserta pamerna ajngan hanay mengejar target jangka pendek dengan hanya berhasil menjual produk yang di display, namun harus lebih dari itu,” harapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Jepara Dian Kristiandi mengatakan, muara dari kegiatan ini yakni untuk menarik investasi masuk di Jepara. Dari bincang-bincang tadi, dubes dari mesir juga mengaku tertarik dengan Karimunjawa. “Karimunjawa memang sengaja tidak diikutkan dalam rangkaian kegiatan dan hanya kita sampaikan sekilas saja, namun sudah ada ketertarikan dari dubes yang hadir. Mereka juga tertarik dnegan meubel ukir yang menjadi andalan Jepara,” ujar Andi.

TRENDING :  Pemdes Pekalongan Langsungkan Penjaringan Perangkat Desa Baru

Disela-sela mengunjungi stan pameran, Andi juga menyampaikan jika kegiatan diplomatic tour ini diupayakan akan diselenggarakan setiap tahun. Pihaknya akan berkoordinasi dengan kementrian liar negeri agar kegiatan ini bisa rutin digelar. “Kita sih berharap seperti itu, akan tetapi semua nanti tergantung dari kemenlu,” tandasnya. (ZA)

KOMENTAR SEDULUR ISK :