TBK : Lahan Bekas Warung Makan Dan PKL Kini Menjadi Taman Senilai Hampir Rp 1 M

TBK : Lahan Bekas Warung Makan Dan PKL Kini Menjadi Taman Senilai Hampir Rp 1 M

Kudus, isknews.com- Terminal Bakalan Krapyak (TBK) Kudus,  yang merupkan terminal khusus bus wisata, Kudus, kini dilengkapi dengan taman. Menempati atau dibangun di atas lahan bekas warung makan dan lapak pedagang kaki lima (pkl), taman berukuran panjang puluhan meter dan lebar rata-rata 2,5 – 3 meter itu, dibangun dengan menelan beaya hampir Rp 1 miliar.

Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Kudus, Didik Sugiharto , melalui Kepala Bidang (Kabid) Keselamatan dan Sarana, Sunyoto, yang dihubungi isknews.com, Kamis (01/9), membenarkan hal itu. Menurut dia, pengadaan taman di Terminal Bakalan Krapyak (TBK) itu, dimaksudkan untuk menghadirkan suasana yang sejuk dan segar TBK, sehingga pengunjung maupun pihak-pihak yang setiap hari beraktifitas di TBK, bisa merasa senang dan nyaman. “Bagi pengunjung yang kebanyakan para peziarah yang rata-rata datang dari tempat yang jauh, diharapkan dengan adanya taman itu, bisa mengurangi rasa penat dan capek. Sedang bagi yang beraktivitas di TBK, seperti usaha warung makan dan pkl, serta jasa angkutan seperti angkudes, becak dan ojek, diharapkan bisa lebih bersemangat bekerja.”

Selain sebagai penambahan fasilitas, ungkapnya lanjut, taman yang dibangun dengan beaya sebesar hampir Rp 1 milyar, atau tepatnya Rp 963.400.000 itu, juga sekaligus berfungsi sebagai pembatas areal parkir TBK dengan tempat parkir angkutan umum di sebelah selatan, serta tanah milik warga di sebelah utara. Posisi taman memanjang dari utara, di pintu masuk bis wisata, sampai diujung selatan di pintu keluar pengunjung ke pangkalan angkutan umum. Terdiri dari empat bagian yang terpisah karena menyesuaikan letak lahan, taman itu ditanami beragam tanaman hias dan bunga warna-warni, serta sejumlah tanaman peneduh pohon palem dan trembesi. “Karena masih dalam masa pemeliharaan, semua tanaman pertumbuhannya belum tampak dan belum bisa dinikmati,” ujar Sunyoto.

Kabid Keselamatan dan Sarana Dishubkominfo Kabupaten Kudus itu menambahkan, terkait pemindahan warung makan dan lapak pkl yang semula menempatai lahan yang digunakan untuk taman itu, tidak ada masalah, karena sudah disediakan fasilitas yang lebih baik dan permanen, berupa kios-kios yang lokasinya di tempat strategis. “Jumlah kios yang dibangun sesuai dengan jumlah pedagang di TBK, yakni sebanyak 67 unit.” (DM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :
BACA JUGA :  Peziarah Sepi Bukan Musim Kunjungan Wisata, Angkutan Wisata TBK Diatur Bergiliran

Share This Post