Telan Biaya 208 Juta Pengisian perangkat Desa Tambaharjo Jadi Sorotan Warga

image

Pati-Isknews.com Lintas Pati.
Pengisian perangakat Desa Tambaharjo Kecamatan Tambakromo Pati mendadak menjadi sorotan warga. Pasalnya, kegiatan pelaksanaan pengisian perangkat Desa tersebut telan biaya yang fantastis, tak tanggung-tanggung biaya yang dibebankan kepada empat bakal calon perangkat Desa tersebut mencapai 208 juta dengan masing-masing calon dibebani swadaya senilai 52 juta. Rabu 24/08.

Lebih lanjut, Empat posisi perangkat Desa yang dibutuhkan yaitu tiga jabatan Kadus yang rencananya akan dijabat oleh, Santoso 40 th, Ragil Wahyu Alex Sandra 24 th, Sulani 41 th. Dan satu jabatan Staf Kaur Keuangan rancananya akan dijabat oleh Ari Santoso 28 th.

Sementara itu, atas adanya kegitan tersebut berbagai kritikan pedas  dilontarkan dari beberapa tokoh masyarakat Desa Tambaharjo itu sendiri, mereka menilai swadaya yang dibebankan kepada calon perangkat Desa tersebut dianggap syarat akan kepentingan bisnis.

BACA JUGA :  ​881 Calon Jama'ah Haji Kab.Kudus serentak dapatkan Bimbingan & Pembekalan

Dari nama-nama yang mengisi jabatan perangkat desa Tambaharjo semua adalah orang-orang dekat Kepala Desa. Menurut saya pengisian perangkat tersebut tidak mencari perangkat yang berpotensi dan mumpuni, namun mencari perangkat desa yang mempunyai modal besar untuk menyukupi kebutuhan.” ujar Toyo Kepada Isknews.com Lintas Pati.

Lebih lanjut ia juga menambahkan, walaupun sebelumnya sudah dilakukan musyawarah dan kesepakatan bersama untuk menentukan angaran, menurutnya swadaya yang dibebankan kepada calon perangkat tersebut tidak harus diwajibkan, karena bentuk swadaya yang dibebankan kepada masyarakat dalam hal ini calon perangkat harus ada dasar hukumnya yang jelas,

Mesti dalam undang-undang Desa dan  Permendagri Kades memang punya hak dan wewenang untuk melakukan pengisian perangkat desa. Namun, kewenangan itu tidak untuk menetapkan besaran nominal yang dibayarkan kepada setiap calon, apalagi jumlah anggarannya mencapai angka yang fantastis. Seharusnya Kepala Desa dalam hal ini bisa berfikir secara obyektif dan bijak karena posisi perangkat desa itu penting untuk pelayanan masyarakat. kalau masalah pendidikan sarjana warga desa Tambaharjo ini banyak, dan saya pastikan mengenai kemampuan kwalitas atau potensinya jauh lebih pandai dari keempat calon perangkat itu, tapi mereka tidak brani maju karena keterbatasan modal dan biaya.” tandas kepada Isknews.com Lintas Pati.

BACA JUGA :  Masyarakat Colo Masih Lestarikan Kearifan Lokal Tradisi Guyang Cekhatak

Lebih lanjut ketika Kepala Desa Tambaharjo Supardi diwawancarai Isknews.com Lintas Pati, mengenai biaya pengisian perangkat yang menelan biaya 208 juta ia juga membenarkan,

Biaya yang dibutuhkan panitia pengisiaan perangkat 208 juta dan dibebankan kepada empat calon perangkat, setiap calon dibebani 52 juta. Tujuan saya mengadakan pengisian perangkat desa ini supaya desa Tambaharjo dapat meningkatkan kwalitas pelayanan mayarakat.” tandas Kepala Desa kepada Isknews.com Lintas Pati.

Wj

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post