Telkom Kudus Sajikan Perseteruan Menarik di Turnamen PUBG Mobile, Peserta Membludak

oleh
Kepala STO Telkom Kudus, Muhammad Afnaan Subhi (Berdiri) saat memantau jalannya turnamen di halaman kantor Telkom Kudus, jalan Jendral Sudirman 66 – 68 Kudus, Rabu (20/3/2019) malam. (Aris Sofiyanto/ISKNEWS.COM)

Kudus , ISKNEWS.COM – Satu lagi turnamen papan atas esports di Indonesia bersiap memberi warna berbeda. Melalui turnamen terbuka PUBG Mobile, Telkom Kudus bekerjasama dengan HIMAPRO TI UMK hadir menyemarakkan rangkaian turnamen esports yang kian marak di Indonesia.

Ratusan orang, baik peserta maupun penonton memadati halaman kantor Telkom Kudus, jalan Jendral Sudirman 66 – 68 Kudus, Rabu (20/3/2019) malam.

Turnamen ini mempertandingkan satu nomor yang dianggap tengah bersinar terang , yakni PUBG Mobile. Permainan yang sedang bersinar dikalangan kaum milenial tersebut punya basis pemain dan penggemar yang semakin bertambah.

Ratusan orang padati turnamen PUBG mobile di halaman Telkom Kudus. (Aris Sofiyanto/ISKNEWS.COM)

Yusuf Hariwijaya, Ketua Panitia Turnamen PUBG Mobile dari HIMAPRO TI UMK mengatakan bahwa turnamen PUBG Mobile diikuti 200 peserta, terdiri dari 50 tim dan masing-masing tim ada 4 orang.

Pendaftaran yang di buka Februari itu langsung diserbu para pecinta gamers, pendaftar membludak, bahkan sebelum pendaftaran di tutup. “Peserta ditarget 200 orang, dengan 5 tim. Lalu setiap 1 tim beranggotakan 4 orang. Meski pendaftar melebihi target, namun panitia tetap menerima 200 peserta dari seleksi ketat yang dilakukan panitia penyelenggara,” ujarnya.

TRENDING :  STIKES Muhammadiyah Buka Job Fair

Dikatakan Yusuf, masing-masing dari mereka memperebutkan total hadiah Rp3 juta. Masing-masing juara 1,2 dan 3 mendapatkan Rp1,5 juta, 750 ribu dan 500 ribu. Untuk most kill (pembunuh terbanyak) mendapatkan Rp250 ribu.

“Sebagai penyedia internet cepat di Indonesia, Kami sengaja bekerjasama dengan Telkom, semoga kegiatan semacam ini bisa menjadi event tahunan, meski dikemas dengan berbeda di setiap tahunnya, dengan menyesuaikan game yang lagi digandrungi saat itu juga,” terang Yusuf.

Sementara itu, General Manager Telkom Witel Kudus, Soemarjanto melalui Kepala STO Telkom Kudus, Muhammad Afnaan Subhi mengatakan, Kompetisi turnamen PUBG Mobile ini terbuka untuk umum dengan skala nasional. Telkom juga telah menyediakan fasilatas akses Internet khusus bagi para gamer sebagai sarana berlatih diri berupa PAKET INDIHOME GAMER dengan berbagai macam benefitnya. Tentunya paket ini akan memudahkan gamer mewujudkan misinya untuk memenangkan sebuah pertandingan.

TRENDING :  5 KUD Terancam Gulung Tikar

”Kegiatan turnamen PUBG Mobile diharapkan bisa menumbuhkan jiwa kompetisi antar pemain, serta membantu menumbuhkan bibit-bibit atlet esports. Sehingga kedepannya para atlet esports tersebut bisa membawa nama harum Indonesia di kancah Internasional,” terangnya saat ditemui isknews.com di sela-sela acara.

Dijelaskan Turnamen ini diselenggarakan sebagai bentuk komitmen Telkom Kudus untuk mendukung kemajuan esports serta memberikan wadah untuk generasi milenial berekspresi.

”Di era digital seperti saat ini, esports menjadi primadona baru dalam ajang kompetisi olahraga, terutama di kalangan generasi milenial,” terangnya.

TRENDING :  Aksi Drumband Wali Murid KB MNU Miftahul Ulum Loram Kulon di Festival Ampyang Maulid

Ditambahkannya, ” Esports sendiri merupakan permainan video game yang bersifat kompetitif seperti halnya dengan olahraga mental dan pikiran, yakni catur dan contact bridge (bridge), video game pun memiliki sifat serupa yang membutuhkan teknik dan strategi tertentu.”

Pada permainan ini pemain dituntut memiliki kemampuan dan kemahiran dalam memainkannya hingga memenangkan pertandingan.

Generasi milenial yang kehidupan sehari-harinya tidak bisa terlepas dengan gadget, menjadikan esports sebagai sarana untuk melepas penat.

Bahkan banyak di antara mereka memang sengaja menyediakan waktu sendiri untuk bisa memainkan video game yang ada di gadgetnya.

Apalagi esports kini dapat menjadi pilihan profesi yang menjanjikan bagi para generasi milenial, sebab esports di Indonesia masih tergolong baru dan dianggap memiliki masa depan cerah. (AJ/YM).

KOMENTAR SEDULUR ISK :