Tempe Salah Satu Komoditas Penyumbang Inflasi Mei 2016

Tempe  Salah Satu Komoditas Penyumbang Inflasi Mei 2016

Kudus, isknews.com – Didalam pantauan uraian kelompok pengeluaran, pada kelompok bahan makanan di bulan Mei 2016 ini mengalami inflasi 0,26 persen atau terjadi kenaikan indeks dari 143,73 pada April 2016 menjadi 144,11 pada Mei 2016, demikian menurut Berita Resmi Statistik Kabupaten Kudus No. 05/05/Th. III, 2 Juni 2016.

Dari 11 subkelompok yang ada, delapan diantaranya mengalami inflasi, dan tiga subkelompok mengalami deflasi. Subkelompok yang mengalami inflasi tertinggi adalah ikan diawetkan sebesar 4,51 persen dan subkelompok yang mengalami inflasi terendah adalah lemak dan minyak 0,43 persen. Sedangkan deflasi terjadi pada subkelompok sayur-sayuran 1,38 persen; buah-buahan 3,62 persen dan bumbu-bumbuan 2,53 persen. Kelompok bahan makanan pada Mei 2016 memberikan sumbangan inflasi sebesar 0,07 persen, merupakan penyumbang terbesar bulan ini.

TRENDING :  Penggantian Cantrang Ke Alat Tangkap Ramah Lingkungan Membuat Nelayan Juwana Resah

Komoditas yang dominan memberikan sumbangan inflasi antara lain: beras, gula pasir, daging ayam kampung, daging ayam ras, rampela hati ayam, bawal, cumi-cumi, ikan kembung, udang basah, kembung rebus, ikan panggang, telur ayam ras, susu cair kemasan, kangkung, kentang, kol putih, tauge, wortel, kacang tanah, tempe, semangka, bawang putih, gula merah, minyak goreng, dan emping mentah.

TRENDING :  Bank Indonesia Ajak Masyarakat Untuk “Cinta Nontunai, Cinta Rupiah”

Sedangkan komoditas yang dominan memberikan sumbangan deflasi, yaitu: daging sapi, bandeng, belanak, ikan gabus, mujair, tongkol, makanan bayi, bayam, buncis, kacang panjang, ketimun, kembang kol, labu siam, sawi hijau, terong panjang, tomat sayur, anggur, apel, jeruk, melon, pepaya, bawang merah, cabai merah, cabai rawit, biskuit, sirop, teh, semen, tarif listrik, dan bensin. (YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post

Comments are closed.