Temukan Daun Pucuk Merah Untuk Sabun, Siswa SMPN 5 Juara LPSN

Temukan Daun Pucuk Merah Untuk Sabun, Siswa SMPN 5 Juara LPSN

Pati, isknews.com (Lintas Pati) – SMPN 5 Pati berhasil menjadi juara I dalam Lomba Penelitian Sains Nasional (LPSN) tingkat Kabupaten Pati , yang diselenggarakan pada Juli 2017 lalu.

Tiga siswa yang tergabung dalam tim peneliti SMPN 5 Pati berhasil meneliti sabun mandi yang berbahan baku daun pucuk merah, mampu menyingkirkan beberapa pesaing dari sekolah lain dalam perhelatan lomba bergengsi tersebut, untuk bidang IPA dan Lingkungan.

Tim yang terdiri dari Intan Nur Alfiyah, Deviana Indah Pratiwi dan Mazaya Deaswara Kinanti ini mampu mengubah daun pucuk merah menjadi sabun yang memiliki khasiat bagi kesehatan kulit tanpa campuran bahan kimia.

TRENDING :  Tak Ada Anggaran, P3H Dipungut Dari CJH

“Setelah dilakukan uji laboratorium di Universitas Negeri Semarang (UNNES) teryata daun pucuk merah ini memiliki kandungan saponin atau pembusa alami. Dari hasil uji laboratium itu, kemudian kita kembangkan penelitian ini lebih lanjut hingga menjadi sabun,” ujar Intan, perwakilan tim dari SMPN 5 Pati.

Bukan hanya itu saja, daun pucuk merah tersebut juga memiliki khasiat untuk pengobatan antikanker, diabetes dan beberapa penyakit lainnya. Hal itu dinilai sangat positif jika penelitian itu dikembangkan menjadi sebuh produk.

Kebetulan, katanya, bahan baku berupa daun pucuk merah tersebut mudah ditemui di lingkungan sekolah atau di tempat lain. Sehingga, hal itu memudahkan bagi tim untuk melakukan penelitian lebih maksimal.

TRENDING :  Peduli Kebersihan Lingkungan Sejumlah Warga Adakan Kerja Bakti.

Dengan bimbingan dari guru, mereka kemudian mulai Februari 2017 lalu melakukan penelitian tersebut untuk menghasilkan produk yang bermanfaat, hingga akhirnya terealisasi menjadi sebuah produk berupa sabun.

Lebih lanjut Deviana menambahkan, jika penelitian yang dilakukan tersebut tidak begitu saja sempurna. Butuh beberapa kali percobaan dan beberapa kali pula gagal. Namun hal itu tidak membuat tim patah semangat.

Mereka, katanya justru termotivasi untuk menghasilkan penelitian yang maksimal dan menjadikan hasil penelitian itu bermanfaat bagi masyarakat banyak. “Sebenarnya kalau boleh dibilang, penelitian kami ini masih belum sempurna betul, tapi sudah mendekati dan sudah bisa digunakan. Kami akan terus mencoba melakukan penyempurnaan lagi nanti,” katanya.

TRENDING :  Tas Cantik Dari Sampah Kemasan Minuman

Dirinya berharap, apa yang dihasilkan dari penelitian tersebut bisa memacu teman-teman lainnya untuk tidak lelah dalam berkreativitas dalam bidang apapun. Baik dalam hal akademik maupun lainnya. “Yang penting, hal itu bermanfaat dan memiliki nilai positif,” pungkasnya. (wr)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post