Tentacle IAIN Surakarta Tampilkan Drama Berbahasa Inggris, Selain Menghibur Juga Menjadi Sarana Belajar

Tentacle IAIN Surakarta Tampilkan Drama Berbahasa Inggris, Selain Menghibur Juga Menjadi Sarana Belajar
?
?

Surakarta, isknews.com – 2 drama menarik berhasil ditampilkan oleh mahasiswa jurusan Pendidikan Bahasa Inggris IAN Surakarta yang tergabung dalam grup Tentacle IAIN Surakarta. Drama yang dibawakan dalam bahasa inggris ini membuat berbeda diantara penampilan drama yang biasa ditampilkan.

 

Drama pertama yang dibawakan berjudul Hells Weep, yaitu mengisahkan tentang dua anak kembar yang diasuh dengan dua cara yang berbeda. Yang satu diasuh oleh api keambisiusan, sedangkan anak yang satunya diasuh oleh angin kelembutan, jadi kedua anak ini memiliki karakter yang berbeda karena cara hidup dan didikan mereka berbeda.

 

“Drama ini sudah tertulis dalam buku, dan kisah ini merupakan kisah nyata, awalnya untuk mempersiapkan saya sebagai sutradara merasa sedikit kesulitan untuk memahaminya karena bahasa yang digunakan menggunakan bahasa sastra, dan ini pun kisah dari negeri Cina, jadi memerlukan waktu untuk memahami dulu alur cerita dan bahasanya” ujar sutradara dari drama Hells Weep Aprilia Atriani  saat diwawancara isknews.com, Rabu (8/12).

TRENDING :  Wakil Bupati Rembang Giat Latihan Kethoprak

 

Untuk drama kedua mengangkat kisah tentang pohon. Kisah ini diberi judul On The Biography Of A Tree yang  meneceritakan tentang sebuah pohon yang mengorbankan dirinya sendiri dari sifat – sifat buruk manusia. Pohon selalu ada untuk manusia, saat manusia mengalami masalah, bahkan sampai manusia meninggal, pohon tetap berdiri memberi kesejukan untuk manusia.

TRENDING :  Sukun Kingsize Gelar Pengajian Akbar

 

Saat sutradara dari drama On The Biography Of A Tree Fitri Fuzi diwawancara isknews.com mengungkapkan “Pohon itu selalu menemani manusia di bumi ini, dalam cerita ini menyiratkan pesan bahwa pohon itu selalu ada untuk manusia, memberikan kesejukan dan kelembutan untuk kita, meskipun kita terkadang tak sadar, alam itu penting bagi hidup manusia, jadi diharapkan manusia bisa lebih menjaga pohon dan alam agar alam tetap ada untuk kita dan memberi kesejukan untuk kita” ujar  Fitri.

 

Dalam mempersiapkan penampilan ini, para pemain dan sutradara sudah melakukan persiapan selama 3 bulan terakhir, dengan latihan 4 kali dalam seminggu. Tentacle ini sudah sering mengadakan pentas terutama di kamus sendiri setiap ada event, dan mereka juga melakukan pentas di luar kampus seperti di Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Jendral Soedirman (UNSOED), Universitas Sebelas Maret (UNS), Universitas Brawijaya (UB) dan sekolah – sekolah di Surakarta.

TRENDING :  Solo Raya Siap Dilewati Jalur Mudik, Meski Fly Over Palur Belum Jadi

“Dalam satu semester ini kami sudah melakukan 2 pementasan, kami selalu semangat saat mengadakan pentas, selain ingin menampilkan drama untuk hiburan, kami di sini juga sekalian belajar berbicara bahasa inggris dengan lancar dan baik” tambah Fitri.

 

Amaia Zulfana

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post

Comments are closed.