Terapy Melalui Buku RSSA Dr Elim Ajak Anak-anak Disabhilitas Kunjungi Perpusda

Terapy Melalui Buku RSSA Dr Elim Ajak Anak-anak Disabhilitas Kunjungi Perpusda

Kudus, isknews.com – Rumah Sakit specialis anak (RSSA) Dr Elim, Kudus, mengajak pasien anak-anak berkebutuhan khusus, mengunjungi perpustakaan di Perpustkaan dan Arsip Daerah (Perpusda) Kabupaten Kudus. Kunjungan itu dimaksudkan sebagai salah satu terapy untuk anak-anak penyandang disabhilitas itu.

Kepala Perpusda Kabupaten Kudus, Nanang Usdiarto, yang dihubungi isknews.com, di ruang kerjanya, Kamis (15/12), mengatakan hal itu. Menurut dia, pasien disabhlitas sebanyak 20 anak itu, datang ke Perpusda dengan didampingi para suster yang juga ibu asuh anak-anak tersebut. “Dengan mengunjungi perpustakaan, anak-anak pasien dari RSSA Dr Elim itu, diajak mengenal lingkungan melalui membaca buku.”

TRENDING :  Praktisi Ramuan tradisional di harapkan masuk ASPETRI

Selain belajar di dalam gedung (in door), yakni di ruang perpustakaan, ungkapnya lanjut, anak-anak itu juga belajar out door, atau di luar gedung. Untuk keperluan tersebut, Perpusda telah membangun wahana permainan anak-anak , berupa ayunan, prosotan, jongkat-jongkit dan sarana out bond mini. Jadi dari kunjungan selama dua jam anak-anak berkebutuhan khusus itu, satu jam belajar di dalam ruangan dan satu jam lagi di luar ruangan.

TRENDING :  Capaian Imunisasi MR Lebihi Target Nasional

“Dibuatkanya wahana di luar ruangan itu, untuk mengajak anak-anak bermain bersama-sama, saling mengenal lebih dekat dan meningkatkan kreatifitas masing-masing anak.”
Diakuinya, sejak disediakan wahana permainan anak-anak itu, bisa meningkatkan jumlah kunjungan masyarakat ke Perpusda. Hal itu karena pengunjung dari kalangan lembaga pendidikan, paling banyak atau paling sering, adalah dari Taman Kanak-kanak (TK) dan Pendidikan Anak Usia Dini (Paud). Dalam satu pekan, kunjungan anak-anak TK dan Paud itu, rata-rata 3 – 4 kali.

TRENDING :  Peran Bermain dalam Proses Perkembangan Anak

“Kalau setiap kunjungan murid yang ikut 50 – 100 anak, berarti dalam satu pekan, jumlah pengunjung Perpusda Kudus, mencapai 200 – 400 orang. Jumlah ini belum termasuk pelajar dan masyarakat umum yang setiap hari terus mengalir,” ucap Kepala Perpusda Kudus itu. (DM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post