Terkena Serangan Jantung, Rasito Masih Sempat Telpon Istri

oleh
Foto: Tim medis sedang melakukan penanganan terhadap korban, sayangnya nyawa korban tidak tertolong. Mengingat korban sudah meninggal ketika sampai di rumah sakit. (Istimewa)

Pati, ISKNEWS.COM – Diduga mengalami serangan jantung mendadak, seorang sopir truk yang hendak mengisi bahan bakar minyak (BBM) di SPBU di Jalan Pati – Tayu turut Desa Mulyoharjo Kecamatan Pati Kota, meninggal mendadak, Kamis (10-05-2018) malam.

Meski begitu entah firasat apa yang menghampirinya, sebelum ajal menjemput korban sempat menelpon istrinya, hingga akhirnya diakhir percakapan korban terjatuh dan seketika meninggal dunia.

“Korban bernama Rasito (43) warga Desa Pondowan RT 02/RW 01, Kecamatan Tayu, Pati,” jelas Kapolres Pati, AKBP Uri Nurtanti Istiwidayati melalui Kapolsek Pati Kota, Iptu Pujiati.

TRENDING :  Berkenalan Dengan Adhitya Pecatur Cilik Asal Pati

Diketahui, selepas kejadian korban sempat dilarikan ke rumah sakit Fastabig. Sayangnya, ketika sampai di rumah sakit tersebut korban sudah dalam keadaan tidak bernapas, sehingga tim medis tidak bisa berbuat apa-apa untuk menolong korban.

“Menurut keterangan dr Jihan yang saat itu menanganinya, korban sudah meninggal dunia ketika sampai di rumah sakit,” terang Kapolsek.

TRENDING :  Apes! Lagi Asyik Main Domino Malah Ketahuan Polisi

Sementara itu menurut pernyataan dari pihak keluarga korban, lanjutnya, korban memiliki riwayat penyakir bahwa bagian dada sebelah kiri sering mengalami nyeri dan sakit.

“Korban meninggal diperkirakan karena serangan jantung karena sesuai keterangan keluarga mampunyai riwayat dada sebelah kiri sering mengalami nyeri,” tegasnya.

Data yang berhasil dihimpun menyebutkan, pada malam itu Truk yang bermuatan kayu mahoni yang dikendarai korban akan mengisi BBM di lokasi kejadian. Saat itu, rekan korban Supriyanto (40) meminta turun karena hendak buang air besar.

TRENDING :  Aksi Super Damai 212 Momentum Bersatunya Umat Islam

Pada saat mobil sudah berhenti di SPBU, korban tidak beli bahan bakar malah menelpon istrinya yang berada di rumah. Kemudian korban tidak menjawab malah jatuh kemudian ditolong warga.

“Saat ditolong keadaan korban sudah lemas dan tidak memiliki tenaga. Selanjutnya warga menghubungi ambulan untuk dibawa ke rumah sakit, sayangnya nyawa korban tak tertolong,” pungkasnya. (AM/WH)

KOMENTAR SEDULUR ISK :