Terminal Bus Induk Kudus Diambil Alih Pusat, 22 dari 48 Pegawai Mundur Dan Pilih Jadi PNS Daerah

by

Kudus, isknews.com – Terkait pengambilalihan pengelolaan Terminal Bus Induk Kudus oleh Pemerintah Pusat, sebanyak 22 dari 48 pegawai Terminal Bus Induk Kudus, mengundurkan diri dan memilih tetap menjadi PNS daerah. Sedangkan 16 pegawai, termasuk Kepala Terminal, Suwarno, ditarik oleh Pemerintah Pusat dan statusnya menjadi pegawai PNS pusat.

TRENDING :  Jelang Arus Mudik Dan Balik 2017, Infrastruktur Perhubungan Kudus Siap

Kepala Terminal Bus Induk Kudus, Suwarno, yang dihubungi isknews.com, Kamis (11/8), membenarkan hal itu. Menurut dia, dengan diambil alihnya pengelolaan Terminal Bus Induk oleh Pemerintah Pusat, semua yang berhubungan denan terminal tersebut, menjadi urusan dan wewenang Pemerintah Pusat.

Hal itu menyangkut pengelolaan manajemen dan keuangan, aset berupa barang-barang inventaris dan fisik bangunan , tanah, serta pegawai terminal. ” Proses pengambilalihan pengelolaan Terminal Induk Kudus oleh pemerintah pusat, sudah selesai seluruhnya dan hanya menunggu serah terima.” ujar Suwarno.

Untuk yang menyangkut manajemen dan keuangan, ungkapnya lanjut, sudah tidak ada masalah dengan telah dilakukannya audit oleh Inspektorat dan Kejaksaan Negeri Kudus. Untuk bangunan fisik seluas 1.996 meter persegi yang terdiri perkantoran dan kios sebanyak 90 unit, serta tanah yang seluruhnya seluas 38.330 meter persegi, juga sudah dilakukan pendataan.

KOMENTAR SEDULUR ISK :