Ternak Lele Sistem Green Water, Apa Itu ?

by
Soetiyono sedang memberi makan pada 6 ribu ekor lele dalam kolam terpal yang menggunakan teknik Green Water System (GWS) di belakang rumahnya.

Kudus, isknews.com – Sistem Green Water itu sebenarnya adalah cara yang mudah bagi para peternak lele, cukup dengan mengkultur mikro-alga spesies murni yang diinginkan, pemakaian mikro-alga ini dapat menghemat penggunaan filter karena kotoran ikan secara menyeluruh akan diserap dan dimanfaatkan alga untuk pertumbuhannya.

Sebagian besar pedagang benih ikan lele belum paham bagaimana melakukan pembesaran ikan lele yang baik dan benar, karena biasanya mereka hanya berfokus pada profit.

TRENDING :  Jelang Ramadan Stok Daging di Kudus Dipastikan Aman

Selain itu, setiap benih yang terjual pun sudah bukan tanggung jawab pedagang. Sehingga, mayoritas pedagang masih belum paham dan kurang peduli terhadap bagaimana cara pembesaran ikan lele.

Sementara itu, para pemula budidaya ikan lele sering menganggap remeh tentang berbagai persoalan budidaya ikan, karena harga benih lele yang sangat murah yaitu hanya berkisar Rp 200/ekor, mereka seringkali berpikir bahwa benih yang dibeli cukup diberi air saja di kolam, kemudian ikan-ikan tersebut sudah pasti akan hidup dengan aman padahal tersebut kurang tepat.

TRENDING :  Rangsang Peternak Budidayakan Sapi Betina, Puskeswan Upayakan IB Sapi Belgian Blue

Di sisi lain, para peternak lele juga sering menyederhanakan permasalahan budidaya ikan ini. Seringkali mereka mengungkapkan bahwa “ikan lele bisa hidup pada air dengan kondisi yang buruk sekalipun.”

TRENDING :  Kesehatan Hewan Kurban Akan Dipantau
KOMENTAR SEDULUR ISK :

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*