Tersangka Prostitusi Online Ngaku Sudah Enam Bulan Jalankan Aksinya

Kudus, isknews.com – Selain berhasil menangkap dua pelaku pencurian sepeda motor disertai pemerasan dan pengancaman di taman Oasis Djarum, Polres Kudus juga berhasil membongkar jaringan prostitusi online yang beberapa waktu lalu juga sempat menggemparkan masyarakat Kudus.

CYMERA_20160618_102058

Bertempat di Mapolres Kudus, Jumat (17/6) dilaksanakan gelar perkara kasus tersebut. Polisi menetapkan BN (29) sebagai tersangka prostitusi online. Kapolres Kudus AKBP Andy Rifai menjelaskan, tersangka BN merupakan mucikari yang berhasil diamankan bersama dua orang PSK saat penggerebekan di salah satu hotel di Kudus, Senin (6/6).

“Tersangka mengaku sudah enam bulan menjalani bisnis hitam tersebut. Pelanggannya tidak tentu ada yang dari kalangan bawah hingga menengah ,” kata Andy

BACA JUGA :  Ribuan Pil Dextro Diamankan, Polisi Bekuk Bandar

Kasus ini terungkap, lanjutnya, adanya laporan masyarakat yang resah dikarenakan di media sosial beredar penawaran jasa PSK. Setelah diselidiki ternyata benar ada bisnis prostitusi online yang dijalankan tersangka. “Dari laporan tersebut kita langsung gerak cepat bentuk tim untuk menangkap tersangka,” ujarnya.

Dia menambahkan, sebelum penangkapan petugas awalnya memancing tersangka untuk janjian di salah satu hotel dengan pura-pura sebagai tamu. Setelah berhasil ketemuan di hotel tersangka kemudian diamankan bersama dua PSK, SR (29) dan SR (21) beserta barang bukti berupa satu unit sepeda motor berwarna biru silver, dua buah ponsel, dan uang tunai hasil proatitusi sejumlah Rp 800 ribu.

Tersangka dijerat pasal 296 jo pasal 506 KUHP dengan ancaman hukuman, pasal 296 hukuman 1 tahun 4 bulan penjara, dan 506 hukuman 1 tahun penjara. “Kami mengharapkan masyarakat lebih aktif melaporkan apabila ditemui hal-hal semacam ini, sehingga bisa diantisipasi sebelumnya dan masyarakat bisa merasa lebih nyaman,” pungkas Andy. (MK)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post