Tertangkap Basah Cabuli Gadis 12 Tahun, Pria Beristri Asal Bae Digelandang Polisi

Tertangkap Basah Cabuli Gadis 12 Tahun, Pria Beristri Asal Bae Digelandang Polisi

Kudus, ISKNEWS.COM – Pria beristri asal Dukuh Karangdowo, Desa Bae, Kecamatan Bae, berinisial YE (28) digelandang ke Mapolres Kudus karena tertangkap basah sedang melakukan tindak pidana pencabulan terhadap gadis di bawah umur di Mlati Kidul, Kecamatan Kota, Sabtu (18/02/2017).

Kapolres Kudus AKBP Andy Rifai saat menunjukkan sejumlah barang bukti dugaan tindak pidana pencabulan yang dilakukan YE (28) terhadap gadis di bawah umur, Senin (20/02/2017). (ISKNEWS/MUKHLISIN)

Korban, sebut saja Mawar (12), digauli tersangka di ruang keluarga rumah korban di Mlati Kidul RT 04 RW 03, Kecamatan Kota. Saat itu rumah dalam keadaan sepi karena orang tua korban sedang tidak berada di rumah.

“Pengakuan tersangka, saat menyetubuhi korban dilakukan di ruang keluarga saat rumah dalam keadaan sepi karena orang tua korban sedang pergi,” kata Kapolres Kudus AKBP Andy Rifai saat gelar perkara di Mapolres Kudus, Senin (20/02/2017).

BACA JUGA :  Audiensi ALIP dan Kajari Kudus Kasus Bansos Gerobak PKL Dan Mesin Jahit Ditangani Kejati

Menurut Andy, kronologi dugaan pencabulan yang dilakukan YE berawal saat tersangka datang ke rumah korban, pada Sabtu (18/02/2017) sore sekira pukul 15.00 WIB. “Karena tersangka sudah mendapat alamat rumah korban, akhirnya didatangi pada Sabtu sore,” imbuhnya.

Penuturan tersangka, lanjut Andy, saat itu YE langsung masuk ke rumah karena dalam keadaan tidak terkunci, sementara korban sudah menunggu di ruang tamu. Tersangka kemudian duduk dan berbincang dengan korban di ruang tamu.

“Saat di ruang tamu itu sudah mulai mencium korban,” tambahnya.

Merasa aksinya kurang aman karena dilakukan di ruang tamu karena pintu dalam keadaan terbuka, tersangka kemudian mengajak korban pindah ke ruang keluarga. Di sana akhirnya terjadi persetubuhan.

BACA JUGA :  Dua Perempuan Asal Jaken Pati Diduga Jadi Korban Pencabulan

Namun, saat sedang melakukan persetubuhan tiba-tiba ke duanya mendengar ada suara orang dari belakang rumah korban. Orang tersebut diketahui merupakan tante korban yang menangkap basah saat terjadi persetubuhan antara tersangka dan keponakannya.

“Tante korban memergoki ketika persetubuhan terjadi di ruang keluarga. Saat ketahuan, tersangka langsung bersembunyi di belakang sofa,” papar Andy.

Melihat kejadian itu, tante korban langsung menyuruh tersangka duduk di sofa. Selang beberapa saat banyak warga yang berdatangan. Kemudian dari keluarga melaporkan kejadian itu ke polisi.

“Awalnya kita mendapat laporan perkara pencurian dari keluarga, namun setelah petugas mendatangi TKP ternyata diketahui merupakan dugaan tindak pidana pencabulan terhadap gadi di bawah umur,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Hati - Hati Supir Angkot Menjadi Sasaran Penipuan Model Baru

Tersangka dijerat dengan pasal 81 dan atau 82 UU RI No 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. YE terancam hukuman pidana penjara paling singkat lima tahun dan paling lama 15 tahun, dan denda paling banyak Rp 5 miliar. (MK)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post

Post Comment

*