Tetap Hidup Berkualitas Meski Harus Jalani Cuci Darah

by
Tetap Hidup Berkualitas Meski Harus Jalani Cuci Darah isknews
Foto: Unit hemodialisa di Rumah Sakit Mardirahayu Kudus, Jumat (8-6-2018). (Nila Niswatul Chusna/ISKNEWS.COM)

Kudus, ISKNEWS.COM – Cuci darah atau hemodialisis kerap dipandang sebagai sesuatu yang menakutkan. Pasien yang dianjurkan melakukan tindakan cuci darah, sering diterpa rasa takut karena sudah tidak ada harapan lagi dalam hidupnya.

Tak jarang, mereka cenderung mengalami denial atau penyangkalan, bahkan ada yang mengalami depresi. Namun, jika disikapi secara positif, cuci darah bukan halangan seseorang untuk menjalani hidup yang berkualitas.

Cuci darah atau hemodialisis (HD) adalah proses pembuangan zat sisa metabolisme tubuh dengan bantuan alat yang bernama dialisis. Normalnya, proses ini dilakukan secara alami oleh ginjal. Dimana ginjal akan menyaring darah dan memisahkan zat berbahaya serta cairan berlebih dalam tubuh untuk dikeluarkan bersama urin.

TRENDING :  BHRD Kudus Tidak Melihat Hilal, Umur Bulan Sya'ban 1439H Istikmal

“Tetapi, jika ginjal tidak mampu lagi bekerja sebagaimana fungsinya, diperlukan alat bantu berupa mesin dialisis. Proses ini biasanya dilakukan bagi pasien gagal ginjal kronis yakni pasien yang ginjalnya mengalami penurunan fungsi dibawah batas normal,” jelas dr. Sudjatmoko, Jumat (8-6-2018).

TRENDING :  Harga Sejumlah Komoditas Pangan Berangsur Turun

Untuk lama cuci darah, dr. Sudjatmoko mengungkapkan hal tersebut disesuaikan dengan kondisi pasien. Dalam beberapa kasus, cuci darah dilakukan sementara waktu, bagi pasien yang ginjalnya belum memasuki masa akut atau terminal.

TRENDING :  Juara 1 KSM & Aksioma 2017 Tingkat MI Otomatis Jadi Wakil Kudus di Tingkat Jateng

KOMENTAR SEDULUR ISK :