Tidak Cuman Enak Alfukat Juga Mempunyai Bayak Manfaat

Tidak Cuman Enak Alfukat Juga Mempunyai Bayak Manfaat

Tidak Cuma Enak, Alpukat Juga Memiliki Banyak Manfaat

Mengurangi risiko kanker
Mereka yang memiliki kadar asam folat di bawah tingkat ideal bisa memiliki risiko terkena kanker payudara lebih besar, terutama bagi kaum hawa. Hal inilah yang membuat asam folat diprediksi mampu melindungi diri dari risiko kanker serviks, usus besar, lambung, dan pankreas. Kemampuan asam folat dalam melindungi diri dari serangan kanker mungkin terkait fungsi zat ini dalam mencegah mutasi di dalam susunan DNA dan RNA.
Senyawa lain yang ada di dalam alpukat adalah karotenoid. Ini adalah senyawa antioksidan yang mungkin memiliki kemampuan sebagai antikanker. Karotenoid menjadi lebih mudah diserap tubuh karena alpukat juga mengandung lemak sehat yang larut. Hal ini kian memudahkannya diserap ke aliran darah sehingga mampu memberikan perlindungan bagi tubuh secara lebih cepat dan lengkap. Beberapa kanker yang mungkin bisa dicegah dengan karotenoid adalah kanker prostat, mulut, lambung, dan payudara.

TRENDING :  Perubahan Perilaku Manusia Sebabkan Lahirnya Beragam Penyakit
Gambar buah alpokat ft_gues

Baik untuk penderita osteoarthtritis.
Buah alpukat yang diekstrak dengan minyak kedelai atau biasa disebut dengan Avocado Soybean Unsaponifiables (ASU) memiliki kemungkinan manfaat bagi penderita osteoarthritis. Produk tersebut diklaim mampu mengurangi rasa sakit dan cacat keseluruhan pada penderita osteoarthritis pada bagian panggul atau lutut.
Berguna untuk mencegah osteoporosis.
Vitamin K di dalam buah alpukat tersedia dalam jumlah yang cukup banyak. Sekitar 25 persen kebutuhan tubuh akan vitamin K bisa terpenuhi hanya dengan mengonsumsi setengah alpukat. Keberadaan vitamin K dalam buah ini mungkin bisa menjadikan tulang memiliki kondisi kesehatan yang lebih baik. Hal ini sangat mungkin mengingat salah satu kegunaan vitamin K adalah meningkatkan penyerapan kalsium dan mampu mengurangi pengeluaran kalsium melalui urine.
Menurunkan kolesterol jahat.
Mengonsumsi alpukat dianggap baik untuk tubuh karena kandungan kolesterol baik dalam buah ini melimpah. Meski memiliki kadar kolesterol baik yang melimpah, mengonsumsi alpukat tidak membuat kadar kolesterol jahat atau HDL dalam tubuh meningkat juga. Hal ini tidak mengherankan mengingat kandungan lemak dalam alpukat berbentuk lemak tak jenuh tunggal. Yang harus digarisbawahi adalah jangan mengonsumsi buah ini secara berlebihan.
Baik untuk menjaga berat badan dan kesehatan jantung
Orang dewasa yang mengonsumsi alpukat kemungkinan memiliki kesehatan yang lebih baik dibandingkan yang tidak suka mengonsumsinya. Mereka yang mengonsumsi buah ini biasanya memiliki pola makan yang juga sehat, seperti rajin makan sayuran dan diet rendah gula. Hal ini berpengaruh kepada kestabilan berat badan, lingkar pinggang, dan massa indeks tubuh. Konsumsi alpukat juga baik bagi sistem metabolisme tubuh sehingga mengurangi risiko terkena penyakit jantung dan diabetes.
Kebaikan alpukat untuk kesehatan jantung juga mungkin signifikan. Hal ini karena buah ini mengandung beta-sitosterol. Kandungan ini berguna bagi tubuh dalam rangka membatasi kadar kolesterol yang sehat.
Baik bagi kesehatan janin.
Karena kaya akan folat, buah ini dianggap baik jika dikonsumsi oleh ibu hamil. Folat sangat berperan dalam melindungi ibu hamil dari keguguran dan menjauhkan janin dari kemungkinan lahir cacat. Saking pentingnya folat, zat ini juga disarankan untuk dikonsumsi seorang ayah sebelum berhubungan badan. Dengan begitu, kelahiran cacat pada janin makin mungkin dihindari.
Bagus untuk mata.
Kandungan lutein dan zeaxanthin dalam alpukat diprediksi baik untuk menjaga kesehatan mata. Kedua zat tersebut yang termasuk ke dalam golongan fitokimia ini bertindak sebagai antioksidan yang mampu mengurangi kerusakan mata dan meminimalkan risiko terkena degenerasi makula terkait pertambahan usia.
Mengurangi stres.
Folat juga dianggap mampu mengurangi risiko terkena depresi. Kandungan ini mampu mencegah kelebihan homosistein di dalam tubuh. Dampak yang lain, mampu mencegah terblokirnya darah dan nutrisi yang menuju otak. Jika tingkat homosistein dini.
Dari berbagai sumber (FT)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post