Tidak Mendapat Kepastian, Nelayan Cantrang Ngotot Demo di Istana

by

Rembang, ISKNEWS.COM (Lintas Rembang) – Bersama anggota DPRD dan Bupati Rembang, Abdul Hafidz, perwakilan nelayan cantrang bertemu dengan Presiden, Joko Widodo mengadukan masalah cantrang. Pertemuan yang berlangsung di sebuah rumah makan di Tegal, Senin sore itu, juga dihadiri Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dan sejumlah Bupati di Jawa Tengah yang daerahnya masih menggunakan jaring cantrang.

TRENDING :  Kapolres Rembang Pimpin Serah Terima Jabatan Kapolsek Kragan Polres Rembang

Sebelumnya, Menteri Kelautan Dan Perikanan, Susi Pudjiastuti mengisyaratkan tetap akan melarang jaring cantrang, karena menilai merusak ekosistem laut. Apalagi pemerintah menginginkan sumber daya kelautan harus bisa bertahan untuk jangka panjang.

TRENDING :  Curah Hujan Tinggi Masyarakat Dihimbau Waspada

Salah seorang pemilik kapal cantrang yang juga Kepala Desa Pasar Banggi, Rembang, Rasno menjelaskan meski Presiden sudah memberikan sinyal positif, namun menurutnya belum ada kepastian. Maka para nelayan cantrang tetap akan menggelar aksi demo di Istana Negara Jakarta pada hari Rabu, 17 Januari 2018.

“Di desa kami, ada 18 kapal cantrang. Informasi dari pak Presiden belum pasti. Kalau diperpanjang, sampai kapan diperpanjang. Belum jelas pula dilarang atau tidak,” ujarnya.

TRENDING :  Nelayan Cantrang Inginkan Gerai Pengurusan Izin Dibuka Secepatnya
KOMENTAR SEDULUR ISK :