Tidak Sesuai Spesifikasi, Proyek Jalan Bangunrejo – Ukir Diputus Kontrak

oleh

Rembang, isknews.com (Lintas Rembang) – Tidak sesuai dengan spesifikasi pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang telah menyatakan memutus kontrak satu rekanan yang menggarap proyek jalan antara Desa Bangunrejo – Ukir Kecamatan Pamotan. Hal tersebut harus dilakukan dikarenakan penyedia jasa menggarap proyek jalan tak sesuai dengan speck yang direncanakan, atau kwalitasnya kurang.

TRENDING :  Operasi Patuh Candi Tilang 476 Pengendara di Hari Ke Tiga

Berdasarkan keterangan Bupati Rembang H. Abdul Hafidz, rekanan sudah diperingatkan oleh Pemkab setempat, sebanyak tiga kali, namun tak dihiraukan, pemborong. Sehingga, pemerintah terpaksa mengambil keputusan untuk memberikan sanksi putus kontrak dan terkena blacklist.

“Memang ada satu ini tidak memenuhi specknya, dan sudah kita peringatkan tiga kali namun tidak menghiraukan. Karena kwalitas tak sesuai dengan speck” terangnya.

TRENDING :  Tiga Korban Longsor Direlokasi

Bupati menambahkan, berdasarkan hitungan dari Pemerintah proyek senilai Rp 900 juta lebih itu, Pemkab hanya membayar pekerjaan yang digarap penyedia jasa. Sedangkan sisa yang belum dibayarkan, akan dikembalikan kedalam kas daerah.

“Dari nilai proyek sembilan ratus juta. Yang dibayar pemerintah sesuai dengan hitungan kita” Pungkasnya.

TRENDING :  Dilelang Ulang Proyek Fisik Yang Gagal Dilaksanakan TA 2016

Setelah diputus kontrak dan blacklist, rekanan, tidak akan mendapatkan proyek dari Pemkab Rembang selama dua tahun kedepan, sebagai sanksi. Mengenai kelanjutan pembangunan jalan Bangunrejo – Ukir yang tidak sesuai dengan kwalitas, Pemkab Rembang, akan kembali membuat perencanaan. (rtw)

KOMENTAR SEDULUR ISK :