Tim Densus 88 Amankan Lajang Penjual Ikan Hias di Kudus

oleh
Gambar hanyalah ilustrasi penangkapan terduga teroris oleh polisi (YM)

Kudus, isknews.com –  Seorang pemuda yang di kenali sebagai penjual ikan hias dan cupang di laporkan ditangkap oleh tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri pada Selasa (14/05/2019) pagi, di kediaman orang tuanya di di Desa Prambtan Lor Kecamatan Kaliwungu Kudus.

Berita penangkapan pemuda lajang AUA (24) itu dibenarkan oleh Kepala Desa (Kades)  Prambatan Lor, Kasmuri, menurutnya pada sekitar pukul 11.00 siang dirinya di datangi oleh seorang anggota Polres Kudus yang mengkonfirmasi mengenai data pemuda yang telah di amankan oleh Tim Densus adalah merupakan warganya.

Suasana rumah orangtua AUA yang terlihat sepi dan terkunci, sementara di luar nampak dagangan ikan hias jenis cupang yang ada di luar rumah tersebut (Foto: YM)

“Ya watu itu saya membenarkan, tentang data tersebut, namun sesungguhnya secara personal, kami tidak begitu paham mengenai sosok pemuda tersebut, dari keterangan warga sekitar, AUA berjualan ikan hias di rumahnya,” kata Kades Kasmuri saat di temui di Kantor Balai Desa Prambatan Lor Kudus, Rabu (15/05/2019).

TRENDING :  Nyaris Gagal Partai Berkarya Daftar Paling Akhir

 Di tambahkannya, dia juga jarang di rumah dan keluarganya memang tertutup.  Jadi warga sekitar tidak mengetahui secara jelas AUA itu pergi kemana atau kerja dimana.

“Sampai sekarang  juga tak ada yang tahu apa sebenarnya yang telah dilakukan oleh AUA sehingga sampai diaman kan oleh Tim Densus 88,” katanya.

Sementara itu, Toha Maulana (57) membenarkan berita penangkapan terduga teroris AUA, dirinya yang pedagang toko alat pertanian bermukim tak jauh dari rumah orang tua terduga teroris mengaku melihat secara langsung penangkapan AUA yang terjadi pada pukul 07.00 WIB.

TRENDING :  Semangat Siswa Sambut Hari Pertama Masuk Sekolah

Saat itu, dirinya tengah duduk santai di samping tokonya dengan posisi menghadap langsung ke rumah terduga teroris. Dia melihat sebuah mobil Kijang Inova warna abu dengan plat nomor B terparkir di depan gang rumah orang tua AUA.

Di dalam mobil tersebut, Toha melihat ada seorang sopir dan tiga orang berbadan tegap dengan namun berpakaian preman.

“Satu dari ketiga orang tersebut menggunakan masker. Mereka terlihat melangkah bergegas menuju arah gang kecil arah rumah AUA. Tak berselang lama, tiga orang tersebut keluar dari gang dengan merangkul seorang pemuda (MUA) dan segera memasukkanya ke dalam mobil.  Setelah itu, ada empat pria datang dengan mengendarai motor dan memarkirkan motornya di bagian depan dan belang mobil Kijang Inova Abu-abu tersebut. Dan kemudian rombongan tersebut pergi meninggalkan lokasi,” terangnya.

TRENDING :  Belum Selesai Dibangun, Atap Stadion Wergu Wetan Kudus Ambruk

Nurul Qoim (41), salah satu tetangga yang lain menuturkan, bahwa AUA dikenal sebagai pemuda yang pendiam dan terkesan ‘klunta-kuluntu’.

“Saya sering melihat dia shalat jamaah di Masjid yang sama dengan saya Al Jihad, sebelum pindah di RT yang lain dulu, keluarga AUA sempat tinggal di dekat masjid Al Jihad dan menjadi jamaah masjid tersebut. Karena rumahnya yang di sana adalah rumah induk keluarga, kini orangtua AUA pindah ke daerah tersebut,” tutur Qoim.

Saat media ini mencoba mengunjungi rumah orangtua AUA, rumah terlihat tak ada orang dan terkunci. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :