Tingginya Dana Desa Tak Sebanding Dengan Pembangunan Pendidikan  

Tingginya Dana Desa Tak Sebanding Dengan Pembangunan Pendidikan   

Blora-Isknwes.com (Lintas Blora)-Keberadaan Dana Desa (DD) yang disalurkan oleh pemerintah kepada desa, ternyata tidak sebanding dengan dengan pendidikan. Terbukti dari DD yang diterima rata-rata Rp.600 juta oleh desa, banyak dari desa masih mengabaikan sector pendidikan seperti Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).blora

Kepala Dinas Pedapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Blora Gunadi, membenarkan hal itu. Selama ini, menurut dia, masih banyak Kepala Desa yang tidak membangun sekolah yang ada di desa mereka khususnya PAUD. Hal itu dia lihat dari saat dirinya mendatangi rapat bersama para guru se-Kabupaten Blora belum lama ini.

Pada kesempatan itu, dia mendapati banyak guru PAUD yang mengatakan bahwa sekolah mereka yang tidak mendapakan respon dari Kepala Desa saat mengajaukan bantuan pembangunan. Justru Kepala Desa mengatakan tidak dana pembanguan dari Desa sekolah PAUD meskipun sekolah tersebut sudah jelek.

Menurut Gunadi, setiap desa seharusnya bisa memasukan pembangunan sekolah khusunya PAUD pada Musyawarah Rencana Pembanguna Desa (Musrembangdes). Sebab pembanguna sekolah PAUD juga termasuk salah satu aspek yang wajib di bangun dan dikembangkan. “Pendidikan itukan salah satu aspek yang wajib dikembangkan,” ujarnya.

Saat ini memang disetiap desa hanya memanfaatkan DD untuk infrastruktur. Biasanya untuk jalan dan jembatan. “Biasanya itu para Kepala Desa mengambil mudahnya,” ujarnya.

Namun, dia tidak menampik bahwa memang sudah ada beberapa Desa yang telah dibangunkan sekolah PAUD dari Dana Desa. “Kkalau Desa membangunkan satu saja, bagi desa sebenarnya sangat mudah. Dengan adanya Dana Desa yang begitu besar,” pungkasnya. (as)

KOMENTAR SEDULUR ISK :
TRENDING :  Enam Barung Wakili Kwarran Kaliwungu Di Pesta Siaga Kabupaten Kudus Pekan Depan

Share This Post