Tingginya Partisipasi Masyarakat Pada Pengawasan Pemilu Hasilkan Pemilihan Yang Berkualitas

Tingginya Partisipasi Masyarakat Pada Pengawasan Pemilu Hasilkan Pemilihan Yang Berkualitas

Kudus, isknews.com – Pagi ini Panitia Pengawas an Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Kudus menggelar acara Rapat Koordinasi Pengawasan Pemilu partisipatif Pada pemilihan Gubernur/wakil Gubernur Jateng dan Bupati/Wakil Bupati Kudus 2018 serta Pileg Pilpres 2019 dengan tema ” Bersama Rakyat Awasi Pemilu, bersama Bawaslu tegakkan keadilan pemilu” .

Rapat digelar di lantai dua hotel Gryptha Jati Kudus,  acara yang melibatkan banyak stake holder ini  diharapkan akan menghasilkan output terkait dengan keikutsertaan masyarakat untuk terlibat di dalam proses pengawasan Pemilu baik dalam Pemilukada maupun pemilu legislatif serta pemilu presiden yang akan digelar tahun 2018 dan pemilihan legislative pada tahun  2019 nanti.

Dengan menghadirkan narasumber Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kudus, Moh Khanafi, Kepala Kesbangpol Kudus Eko Hari Jatmiko dan Akademisi yang juga mantan anggota Panwas Kabupaten Kudus pada era sebelumnya Saekhan Mukhith, Sabtu (04/11/17).

TRENDING :  Ali Muklisin Dibanjiri Aspirasi Dari Para Konstituen

Sementara sejumlah stakeholder terkait yang diundang adalah dari unsur satuan tugas Ormas Banser PC Anshor Kudus, Kokam PDPM Kudus, IPNU -IPPNU,, Fatayat NU, Muslimat NU, FKPPI, Akbid Mardirahayu, Akbid Cendekia utama,  Pemuda pancasila, pemuda lintas agama terdiri Islam, Kristen, Khatolik, Budha, Hindhu dan Khonghucu.

Dalam sambutannya ketua Panwaslu Kudus Moh. Wahibul Minan, menyampaikan Panwaslu mempunyai tangan panjang dan meminta partisipasi masyarakat dan elemen lainnya terhadap pelaksanaan pemilu karena semakin banyak peserta pengawasan pemilu akan meminilasir pelanggaran pemilu.

TRENDING :  Panwaskab Rembang Inginkan Pengawasan Pemilu Yang Partisipatif

“Pemilu mengalami proses perbaikan pasca reformasi hingga sampai saat ini utamanya Pemilu Kepala daerah yang diatur pada undang-undang nomor 10 tahun 2016 bahwa tugas dan penyelenggaraan pemilu wajib diawasi oleh badan pengawas Pemilu mulai dari tingkat atas sampai pada tingkat yang paling bawah, tentunya juga diperlukan partisipasi masyarakat untuk ikut terlibat di dalam proses pengawasan untuk mewujudkan pemilu yang baik, baik oleh penyelenggara maupun masyarakat,” katanya.

Dalam proses pengawasan nanti diharapkan masyarakat ikut berpartisipasi mengawasi dan mampu menjalankan fungsinya sebagai bagian dari masyarakat yakni mampu mengawasi dan mengamati kemudian mampu mengkaji kemudian mampu melakukan pemeriksaan kemudian yang terakhir mampu memberikan sebuah penilaian.

TRENDING :  Ini Alasan Hanura Cabut Sunarwi Dari Kursi Kepengurusan

“ Panwaslu juga mempersiapkan para srikandi panwascam yang akan ikut mensukseskan pemilu dan akan terjun langsung mengawasi pelaksanaan pemilu dengan sebaik-baiknya sesuai per undang undangan.,” ungkapnya.

Dalam Rapat Koordinasi Pengawasan Pemilu Partisipatif yang dilaksanakan oleh Panwas Kabupaten Kudus, seluruh komisioner yang juga ketua divisi menyampaikan paparannya terkait tugas dan kewenangan serta capaian masing-masing divisi kepada para peserta rapat.

Acara dilanjutkan dengan paparan para narasumber, Saekhan Mukhith dari STAIN dan Eko Hari Jatmiko Kepala Kesbangpol Kudus yang menyampaikan tentang partisipasi masyarakat pada pengawasan penyelenggaraan pemilu sehingga menghasilkan sebuah pemilihan yang berkualitas. (YM)

 

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post