Tingkatkan Jumlah Pengunjung Wahana Bermain Anak Di Perpusda Kudus

Tingkatkan Jumlah Pengunjung Wahana Bermain Anak Di Perpusda Kudus

Kudus, isknews.com – Anak-anak yang mengenakan seragam sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (Paud) itu, hampir tiada henti bergembira dan tertawa-tawa ria. Mereka bermain bersuka cita di wahana berupa ayunan, prosotan, jongkat-jongkit dan panjat tangga. Pemandangan seperti    itu menjadi hal biasa, kalau terjadi di halaman sekolah PAUD atau TK. Akan tetapi menjadi hal yang menarik, karena kejadian itu berlangsung di halaman Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah (Perpusda) Kabupaten Kudus.

Kepala Kantor Perpusda Kabupaten Kudus, Nanang Usdiarto, yang dihubungi isknews.com, Selasa (27/12), mengatakan, terkait dengan program yang dijalankan oleh Perpusda Kabupaten Kudus, yakni belajar di dalam ruangan (in door) dan di luar ruangan (out door), dipandang perlu untuk menyediakan fasilitas atau wahana di luar ruangan atau di luar gedung kantor Perpussda. “Pengunjung yang datang ke Perpusda, rata-rata selama dua jam. Jadi kami bagi satu jam di dalam ruangan dan satu jam lagi di luar ruangan.”

BACA JUGA :  Lomba Devile, SMP 1 KUDUS Raih juara 1

Tentu saja sistem itu tidak diterapkan kepada semua pengunjung Perpusda. Dia menjelaskan, hanya kepada pengunjung Paud dan TK, pembagian waktu itu diberikan. Setelah berada di ruangan perpustakaan selama satu jam membaca buku, anak-anak itu bisa jadi merasa jenuh, sehingga perlu diajak ke suasana lain yang menimbulkan rasa senang dan gembira. “Untuk memenuhi kebutuhan itulah, Perpusda telah membangun wahana permainan anak-anak , berupa ayunan, prosotan, jongkat-jongkit dan sarana out bond mini. Disediakannya wahana di luar ruangan itu, juga untuk mengajak anak-anak bermain bersama-sama, saling mengenal lebih dekat dan meningkatkan kreatifitas masing-masing anak.”
Seperti diberitakan di isknews.com, sejak disediakan wahana permainan anak-anak itu, jumlah warga masyarakat yang berkunjung ke Perpusda, semakin meningkat.  Pengunjung dari kalangan lembaga pendidikan, adalah yang paling banyak atau paling sering, baik itu dari Taman Kanak-kanak (TK) dan Pendidikan Anak Usia Dini (Paud). Dalam satu pekan, kunjungan anak-anak TK dan Paud itu, rata-rata 3 – 4 kali.

BACA JUGA :  Belum Diimbangi Pengadaan Mebeler Rehabilitasi Fisik SD Di Kudus

“Kalau setiap kunjungan murid yang ikut 50 – 100 anak, berarti dalam satu pekan, jumlah pengunjung Perpusda Kudus, mencapai 200 – 400 orang. Jumlah ini belum termasuk pelajar dan masyarakat umum yang setiap hari terus mengalir,” ucap Kepala Perpusda Kudus itu. (DM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post