Tingkatkan Kualitas Pekerja Kontruksi, PT. Semen Gresik Gelar Pelatihan

oleh

Rembang, isknews.com (Lintas Rembang) – Untuk meningkatkan kualitas pembangunan di Kabupaten Rembang, para pekerja kontruksi (Tukang bangunan) diberi pelatihan dalam kegiatan forum terampil jago bangunan yang diselenggarakan oleh PT. Semen Gresik dengan mendatangkan narasumber Vocational Education Development Center (FEDC) dari Malang di gedung balai kartini, Selasa (5/12/17) pagi. Kegiatan tersebut diikuti kurang lebih pekerja kontruksi se kabupaten Rembang.

Manager pelayanan pelanggan PT. Semen Indonesia Arif prasetiya saat ditemui disela-sela kegiatan mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi kita sebagai perusahaan yang ada di kabupaten Rembang. Untuk pelatihan nantinya ada 2 tahap, yang pertama peserta diberikan teori yang didalam ruangan kemudian dilanjutkan praktik dengan alat yang sudah disediakan diluar ruangan.

TRENDING :  Jelang Pilgub 2018, KPU Tambah Kuota TPS

“Ini merupakan bentuk kepedulian terhadap tukang-tukang yang ada di Rembang dan untuk pelatihan nanti ada teori yang didalam ruangan dan ada praktik dengan alat diluar ruangan,” ujarnya.

Ia menyebutkan, sebelumnya para peserta pelatihan memang berprofesi sebagai tukang. Dengan adanya pelatihan ini pihaknya akan menambah ilmu bagi para tukang agar lebih memahami dan profesional.

“Selama ini tukang memiliki pengetahuan secara autodidak dan disini kita akan tambahkan ilmunya. Peserta nantinya juga mendapatkan sertifikat lokal setelah mengikuti pelatihan ini,” jelasnya.

TRENDING :  Ratusan Ribu Nelayan Cantrang Berangkat, Lakukan Aksi Damai

PT. Semen Gresik telah menggelar pelatihan serupa di seluruh Indonesia. Mulai dari Sumbawa sampai ke Jakarta.

Sementara itu kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) Sulistiyono menyambut baik upaya yang dilakukan PT. Semen Gresik dalam memberikan keterampilan maupun keahlian kepada warga masyarakat yang berprofesi sebagai tukang bangunan. Pasalnya sebagian besar tukang bangunan di kabupaten Rembang ilmu tehnik yang dimiliki adalah secara autodidak atau mandiri.

“Dengan adanya kegiatan ini saya rasa sangat bermanfaat sekali untuk tukang bangunan yang ada di kabupaten Rembang,” ujarnya.

Pada tahum 2015 yang lalu, kurang lebih 280 tukang bangunan di Rembang telah difasilitasi pelatihan dan bersertifikat nasional dengan fasilitator dan narasumber serta asesor dari lembaga pengembangan jasa kontruksi melalui tahapan verifikasi yang  ketat dengan materi yang cukup lengkap dari teori maupun praktik. Begitu lengkapnya ilmu yang diberikan sehingga para tukang bangunan di kabupaten Rembang semakin terampil dan mampu menerapkan ilmunya dalam bekerja.

TRENDING :  Siswa SMA di Pati Terlibat Tawuran

“Dengan adanya kegiatan ini semoga para tukang bangunan yang hadir dalam kesempatan ini bisa mempraktikkan dan menerapkan di wilayah masing-masing dalam proyek-proyek baik yang ada didalam maupun diluar kabupaten Rembang,”pungkasnya. (rtw)

KOMENTAR SEDULUR ISK :