Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan Puskesmas Jati Gelar Akreditasi FKTP

Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan Puskesmas Jati Gelar Akreditasi FKTP

Kudus, isknews.com – Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, menggelar Akreditasi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP). Kegiatan yang dilaksanakan selama tiga hari (8-10/05), diikuti seluruh karyawan Puskesmas Jati, sebanyak 38 orang, mengambil tempat di aula puskesmas tersebut. Hadir dalam penutupan kegiatan, Rabu (10/05), Sekdin Dinas Kesehatan Kota (DKK) Kabupaten Kudus, Rudi Hermawan, Camat Jati Andreas Wakyu Adi, unsur Muspika Kecamatan Jati, kepala desa dan kader kesehatan se Kecamatan Jati.

Bertindak sebagai narasumber dalam acara yang dipandu oleh Kepala Puskesmas Jati, Ahmad Muhammad itu, tim surveyor akreditasi Dari Kementrian Kesehatan RI, Agus Sri Banowo, Rachmawati dan Sahab H Sibuea.
Menurut Ahmad Muhammad, tujuan dari diadakannya akreditasi, adalah dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan Puskesmas Jati. Berbagai upaya yang telah dilakukan, adalah fasilitas kesehatan masyarakat, kesehatan perorangan, serta administrasi dan manajemen. Untuk kesehatan masyarakat, fasilitasnya antara lain, Kesehatan Ibu Anak (KIA) dan KB, gizi, kesehatan lingkungan dan pencegahan dan penanggulangan penyakit (P2P). ”Sedangkan untuk kesehatan perorangan, fasilitasnya mencakup, poliklinik umum, kesehatan gigi dan mulut, KIA-KB, laboratorium sederhana, farmasi, klinik gizi, TB paru, kusta dan TBS.”

Dalam hubunganya dengan kegiatan eksternal, ungkapnya lanjut, Puskesmas Jati juga melakukan inovasi yang melibatkan Muspika dan pemerintahan desa di Kecamatan Jati. “Kegiatan yang dilakukan dan sudah berjalan, adalah gerakan sayang anak air susu ibu (Gergasi), gerakan lanjut usia (Gelas) dan masyarakat perduli sampah (masam).”

Sementara itu, salah satu narasumber, Agus Sri Banowo, mengatakan tujuan dari akreditasi FKTP Puskesmas itu, supaya puskesmas memberikan pelayanan kesehatan yang standar kepada masyarakat. “Pelayanan standar ini diberlakukan di semua puskesmas di seluruh Indonesia.”

Menurut dia, warga yang sakit disarankan tidak langsung berobat ke rumah sakit, namun ke puskesmas dulu. Karena puskesmaslah yang bisa mengeluarkan rujukan seorang pasien ke rumah sakit, bila mana memang diperlukan. “Jadi harus ke puskesmas dulu, untuk mendapatkan pelayanan kesehatan tingkat pertama.”(DM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :
BACA JUGA :  Posyandu Lansia di desa Ngembal Rejo kec.Bae Kudus

Share This Post

Post Comment

*