Tingkatkan Produktifitas Petani, Mahasiswa UMK Buatkan Alat Pengepres Tembakau

by
ISKNEWS.COM

Dapat diketahui, kapasitas pengebalan atau pengepresan daun tembakau secara manual/tradisional yaitu sekali proses pengebalan atau pegepresan sebesar 50 kilogram. Pada saat sekali proses pengebalan atau press membutuhkan waktu yang relative lama dan menguras tenaga dan juga waktu.

Rukani, dalam menjalankan pekerjaannya masih menggunakan cara konvensional dalam proses pengebalan tembakau, yakni dengan cara papan diinjak diatas tembakau pada posisi tembakau didalam papan kayu berbentuk kotak.

“Ada keluhan yang disampaikan kepada Tim ketika melakukan observasi, diantaranya adalah waktu pengebalan tembakau masih lama dan butuh banyak tenaga untuk melakukan pekerjaan itu,” ujar Rukani.

TRENDING :  Peringati HUT PGRI dan HGN 2017, UPT Pendidikan Bae Gelar Erobik Jalan sehat

Berdasarkan permasalahan tersebut, lanjutnya, Tim mempunyai ide untuk membuat sebuah alat pengepres tembakau sebagai solusi untuk membantu menyelesaikan permasalahan yang terjadi dengan Rancang Bangun MESIN PRIMA (Press Sistem Pneumatic) sebagai solusi untuk meningkatkan produktifitas petani tembakau di Kabupaten Rembang.

TRENDING :  Lomba MAPSI Siapkan Generasi Islam Santun dan Cinta Budaya Ketimuran

“Kami berharap, inovasi tersebut mampu mengembangkan kualitas masyarakat, menambah kinerja dan peningkatan produktifitas para petani tembakau, sehingga nantinya bisa mensejahterakan,” pungkasnya. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :