Tingkatkan SDM, Disbudpar Kudus Gelar Pelatihan Tata Kelola Destinasi Pariwisata

oleh

Kudus, ISKNEWS.COM- Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kudus menggelar pelatihan Tata Kelola Destinasi Pariwisata 2019 di Hotel Hom, Rabu (19-21/6/2019).

Sebanyak 30 peserta hadir dalam kegiatan tersebut, diantaranya 15 dari desa wisata, selebihnya dari pengelola obyek wisata baik yang dikelola pemda maupun swasta.

Acara ini menghadirkan narasumber berkompeten, diantaranya Konsultan pariwisata dari UKSW Salatiga Eko Suseno HRM, SE, MM, PFC, Konsultan pariwisata UGM Yogyakarta Hairullah Gazali, Ketua LSU Semarang Vera Damayanti, SE, MPD, Pengelola umbul ponggok klaten Joko Winarno SPt.

TRENDING :  Khabsyin Yakini Tamzil Akan Mampu Jadikan Kudus Modern Religius dan Sejahtera

Plt. Kepala Disbudpar Kasmudi melalui Kabid Pariwisata Sri Wahjuningsih mengatakan, pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan tata kelola destinasi pariwisata di Kabupaten Kudus.

“Kegiatan ini termasuk satu diantara 7 yang Kemenpar, Adapun anggarannya diambil dari dana non fisik Kemenpar RI yang kaitannya dengan peningkatan SDM,” jelas Ning.

Jadi para peserta akan mendapatkan ilmu tata kelola destinasi pariwisata, diantaranya terkait pengelolaan destinasi pariwisata yang terstruktur dan sinergis yang mencakup fungsi koordinasi, perencanaan, implementasi, serta pengendalian organisasi destinasi secara inovatif dan sistematik.

TRENDING :  HARI KEBANGKITAN PUISI-ku!

“Diselenggarakan selama 3 hari, 2 hari untuk materi dan hari terakhir untuk praktek lapangan, rencananya ke pembuatan sirup parijoto kopi muria,” jelasnya.

Pelatihan ini, lanjut Ning, bertujuan menciptakan iklim pariwisata di Kabupaten Kudus lebih menarik dan semakin diminati oleh wisatawan.

“Harapan kami dengan adanya sinergitas antara para pelaku wisata di Kabupaten Kudus, kemampuan dari para pengelola destinasi lebih maju, lebih menarik lagi dan makin diminati. Mengingat Kabupaten Kudus memiliki potensi yang cukup besar dari segi wisata budaya, sejarah, atraksi dan wisata alamnya. Sehingga dengan adanya pelatihan tata kelola wisata kali ini diharapkan sektor pariwisata di Kudus bisa memberikan dampak ekonomi pada masyarakat sekitar di desa tersebut,” pungkasnya. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :